hut

Kemarau, Ternak Dijual untuk Hewan Kurban

Editor: Mahadeva

LAMPUNG – Menjelang hari raya Idul Adha 1440 Hijriah, permintaan hewan kurban di Lampung mulai meningkat. Sejumlah peternak mendapat permintaan untuk menjual hewan peliharaanya untuk kebutuhan hewan kurban.

Maryoto, pemilik delapan ekor sapi limousin menyebut, dua ekor sapi-nya sudah dipesan. Dengan terjualnya dua ekor sapi tersebut, memberi keuntungan. Selain memperoleh uang hasil penjualan, beban mencari pakan juga berkurang.

Di saat musim hujan, saat pakan melimpah, Maryoto tidak kesulitan mendapatkan pakan. Namun saat kemarau pakan menjadi sulit didapatkan. Menjual ternak untuk hewan kurban menjadi pilihan tepat, karena saat ini juga sedang membutuhkan biaya untuk sekolah anak.

“Pertama niat memelihara sapi untuk indukan, penggemukan sebagai cara investasi jangka panjang dan saya jual setahun sekali memenuhi kebutuhan dan saat kemarau menjual sapi mengurangi beban mencari pakan,” ungkap Maryoto kepada Cendana News, Jumat (19/7/2019).

Selama ini, asupan pakan hijauan untuk ternak mengandalkan pencarian atau mengarit. Saat kemarau melanda, jangkauan untuk mencari pakan hijauan menjadi lebih jauh dari rumah. Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan diberikan pakan tambahan dengan jenjet atau tongkol jagung giling. Jenjet diberikan sebagai suplemen tambahan bersama tetes tebu. “Hari raya Idul Adha menjadi berkah, karena bisa mengurangi jumlah ternak, sehingga pakan berkurang,” tandasnya.

Tahun ini, satu ekor sapi limousin milik Maryoto terjual Rp18juta. Di pasar umum, harga sapi bisa mencapai Rp20 juta hingga Rp23 juta per-ekor tergantung ukuran sapi yang dijual.

Peternak lain Sulistiono dan Sutilah, juga memilih menjual ternak mereka. Empat ekor ternak kerbau milik Sulistiono dijual, dengan satu ekor seharga Rp12juta. Sementara kambing dijual Rp3 juta. “Menjual ternak menjadi cara saat kemarau bisa mengurangi beban mencari pakan, sulit pakan membuat pertumbuhan ternak terhambat,” tandas Sulistiono.

Pada saat kemarau Sulistiono mengandalkan hamparan sawah di dekat rumah untuk menggembalakan ternak. Sementara saat ini, lahan penggembalaan berkurang karena adanya pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera. Langkah menjual ternak diakuinya menjadi cara untuk meminimalisir kerugian.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com