hut

Komisi Yudisial Gandeng Kejaksaan Wujudkan Peradilan Bersih

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Komisi Yudisial (KY) dalam pelaksanaan tugasnya bergandengan dengan aparat penegak hukum termasuk jaksa. Dalam tugas sehari-harinya jaksa selalu bersinggungan dengan hakim guna memastikan jalannya persidangan secara profesional.

“KY memandang perlu untuk menjalin kerjasama dengan Kejaksaan RI guna memastikan jalannya persidangan yang dilakukan hakim secara profesional,” kata Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi Komisi Yudisial, Sukma Violetta, di Gedung KY Jakarta, Senin.

Menurut Sukma, Jaksa dapat meminta bantuan KY agar melakukan pemantauan persidangan. Karena setiap persidangan yang dipantau KY hakim menjaga sikapnya sehingga sesuai dengan ketentuan kode etik pedoman perilaku hakim (KEPPH) dan ketentuan perundang-undangan lainnya.

“Kerjasama KY dengan kejaksaan sudah dimulai sejak pertama KY lahir baik berupa MoU atau informal. KY ingin menjalin hubungan yang intensif dengan Kejaksaan, tidak untuk mencari kesalahan hakim dan penegakan hukum,” ujarnya.

Hubungan intensif tersebut, lanjut Sukma, untuk memastikan publik mendapatkan peradilan yang profesional sehingga urusan pengawasan peradilan tidak hanya tugas KY tetapi menjadi tugas semua pihak.

“Kalau makin banyak mata yang mengawasi makin baik dan objektif proses persidangan. Maka akan dekat dengan cita-cita peradilan bersih yang diharapkan oleh semua pihak dan masyarakat,” ungkapnya.

Lebih jatuh Sukma juga menjelaskan tata cara penanganan laporan masyarakat yang dilakukan oleh KY, mulai dari penerimaan sampai usulan penjatuhan sanksi.

“Dalam banyak laporan yang KY terima juga banyak meminta bantuan dan keterangan dari jaksa. Tentu kita bersyukur selama ini kami selalu dibantu,” jelasnya.

Lihat juga...