Koperasi Desa Cerdas Mandiri Lestari Fokus Ciptakan Lapangan Kerja

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

YOGYAKARTA – Melalui Rapat Kerja yang digelar selama 3 hari di Yogyakarta, para pengurus dan pelaksana Koperasi Desa Cerdas Mandiri Lestari, sepakat untuk lebih memfokuskan setiap program yang dijalankan agar mampu menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya.

Hal itu dilakukan, agar semua warga desa yang menjadi bagian Desa Cerdas Mandiri Lestari binaan Yayasan Damandiri, dapat bekerja seluruhnya sehingga diharapkan pendapatan mereka bisa meningkat dan menjadi lebih sejahtera.

“Dari Raker ini disepakati, agar berbagai program yang ada bisa lebih diintensifkan. Sehingga sasaran strategis dari program ini bisa tercapai. Masyarakat miskin di desa bisa segera sejahtera. Untuk itu semua masyarakat di desa harus berkerja. Agar bisa meningkatkan pendapatan dan kesejahteraannya,” ujar Ketua Yayasan Damandiri, Subiakto Tjakrawerdaja dalam penutupan Rapat Kerja Desa Cerdas Mandiri Lestari, di Hotel Grand Ambarrukmo Yogyakarta, Kamis (11/7/2019).

Selain melakukan penyempurnaan mekanisme kerja, secara teknis melalui Rapat Kerja ini, Yayasan Damandiri juga berupaya mendorong efisiensi dari setiap pelaksanaan program kepada masyarakat. Salah satu contohnya adalah mendorong digitalisasi.

Ketua Yayasan Damandiri, Subiakto Tjakrawerdaja (duduk tengah) bersama para pengurus Koperasi Desa Cerdas Mandiri Lestari – Foto: Jatmika H Kusmargana

“Mekanisme kerja kita sempurnakan dan maksimalkan secara teknis. Jika ada yang kurang efisien maka kita efisienkan. Contohnya digitalisasi untuk memperbaiki pelayanan kita. Sehingga manfaat program bisa dirasakan masyarakat dengan lebih cepat,” katanya.

Digitalisasi yang dimaksud, salah satunya adalah pada program Simpan Pinjam Tabur Puja. Dengan proses digitalisasi, maka kini warga masyarakat tak perlu lagi menunggu uang pencairan pinjaman modal usaha selama beberapa hari. Namun cukup dalam hitungan jam saja.

“Dengan digitalisasi ini masyarakat tentu akan bisa menerima manfaat program sebesar-besarnya. Dan sekarang ini sudah mulai berjalan,” katanya.

Meski berbentuk yayasan, Yayasan Damandiri sendiri selama ini selalu bekerja dengan menerapkan siklus atau konsep manajemen layaknya sebuah perusahaan. Dimana terdapat sub sistem perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan evaluasi, dalam menjaga setiap program-programnya.

“Raker ini merupakan salah satu bentuk pengendalian program. Yakni dilakukan di tengah pergantian semester, nanti setelah ini ada raker evaluasi, raker perencanaan kembali, dan seterusnya,” katanya.

Lihat juga...