hut

Korem 071: Pencemaran Sungai Rompang Sangat Memprihatinkan

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

BANYUMAS — Kondisi sungai yang memprihatinkan dan rawan pencemaran limbah rumah tangga, disikapi jajaran Korem 071/Wijayakusuma dengan menerjunkan ratusan personel untuk bersih-bersih Sungai Rompang Banyumas, Jawa Tengah. Sungai yang berada di belakang Makorem 071/Wijayakusuma ini kondisinya sangat memprihatinkan.

Danrem 071/Wijayakusuma, Kolonel Kav Dani Wardhana. (FOTO : Hermiana E.Effendi)

Banyak sekali kotoran dan sampah rumah tangga yang bertebaran di sepanjang aliran sungai. Begitu pula dengan tebing sungai yang penuh dengan sampah. Meskipun aliran air sudah menyusut akibat kemarau, namun tetap masih menjadi tempat untuk membuang sampah oleh warga.

“Kita terjunkan anggota untuk bersih-bersih sungai, karena kondisi sudah sangat memprihatinkan, dipenuhi sampah dan kotor,” kata Danrem 071/Wijayakusuma, Kolonel Kav Dani Wardhana, Selasa (30/7/2019).

Tak hanya TNI, masyarakat sekitar juga berbondong-bondong ikut turun membersihkan. Sebab, sungai tersebut juga melintas di lingkungan warga dan menjadi tempat aktivitas untuk mencuci.

Kasiterrem 071/Wijayakusuma, Letkol Inf Sapto Broto memimpin langsung kegiatan bersih-bersih sungai. Ia mengatakan, kegiatan karya bakti kali ini untuk melaksanakan program serbuan teritorial, serta mempelopori kepedulian lingkungan membersihkan saluran air sungai Rompang.

“Kegiatan yang kita lakukan ini, wujud nyata sinergitas TNI dan Polri bersama masyarakat dalam membantu menciptakan kebersihan lingkungan, baik disekitar ksatrian maupun di tengah lingkungan masyarakatnya”, terangnya.

Menurutnya, dengan turun langsung membersihkan sungai ini, sekaligus upaya mengedukasi masyarakat agar menjaga kebersihan sungai dan tidak membuang sampah di sungai.

Salah satu warga yang ikut membersihkan sungai, Sugeng mengatakan, banyak sampah warga yang tidak terangkut oleh petugas kebersihan, sehingga seringkali warga membuang ke sungai. Selain itu, tempat-tempat penampungan juga banyak yang ditutup, sehingga warga seringkali bingung untuk membuang sampah.

“Kalau melihat sungai menjadi kotor seperti ini, jadi merasa ikut prihatin dan besok-besok tidak akan membuang sampah ke sini lagi,” katanya.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!