hut

Korupsi Dana Desa di Kecamatan Air Rami Naik ke Penyidikan

Ilustrasi -Dok: CDN

MUKOMUKO – Kejaksaan Negeri Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, meningkatkan status penanganan perkara korupsi Dana Desa di Kecamatan Air Rami.

Dengan langkah tersebut, Kejaksaan Negeri (Kejari) Mukomuko akan segera menetapkan para tersangka dalam kasus tersebut. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Mukomuko, Agus Irawan Yustisianto, menyatakan, kasus korupsi dana desa di wilayah Kecamatan Air Rami telah memasuki tahap penyidikan.

“Insyaallah, dalam waktu dekat ini kita lakukan penyidikan kasus ini dan segera kita tetapkan tersangka setelah kita temukan sejumlah kerugian dari penghitungan kerugian negara,” ujarnya, Sabtu (13/7/2019).

Kejari Mukomuko akan menyampaikan hasil kerugian negara akibat kasus korupsi dana desa, setelah keluar hasil penghitungan atau audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Sementara itu, mengenai dugaan tindak pidana korupsi dana desa di wilayah Kecamatan Selagan Raya, Kejari Mukomuko belum melakukan penyelidikan dalam kasus tersebt. Untuk sementara ini, Agus mengklaim, institusinya memilih fokus menyelesaikan kasus tindak pidana korupsi dana desa dan alokasi dana desa di salah satu desa di Kecamatan Air Rami.

Dipastikannya, personel kejaksaan akan semaksimal mungkin menuntaskan semua perkara tindak pidana korupsi di daerah tersebut. Termasuk perkara korupsi dana desa dan makan minum yang melibatkan sejumlah pejabat dan bendahara dan mantan sekretaris ada di Kabupaten Mukomuko.

Terkait dengan status pejabat kepala desa di wilayah yang menjadi salah satu saksi dalam kasus penyidikan kasus korupsi dana desa, yang bersangkutan sampai sekarang belum menjadi mantan kepala desa. “Yang bersangkutan ini masih menjabat dan belum menjadi mantan kepala desa. Kemungkinan dia ini baru menjadi mantan kepala desa pada bulan 10. Makanya dari sekarang kita percepat,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!