hut

KUD SHS Mandiri Krambilsawit Dinilai Sukses Berdayakan Warga

Editor: Mahadeva

YOGYAKARTA – Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta, mengapresiasi perkembangan positif keberadaan KUD SHS Mandiri Krambilsawit.

Meski terletak di Desa Krambilsawit Saptosari, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang letaknya terpencil, KUD SHS Mandiri Krambil Sawit, dinilai sudah dapat memberdayakan masyarakat. Meski masih berusia muda, KUD tersebut mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Kepala Seksi Kelembagaan dan Pengawasan, Dinas Koperasi dan UKM Gunungkidul, Ratna Madyaningtras, saat memberikan keterangan kepada Cendana News, Senin (29/7/2019) – Foto: Jatmika H Kusmargana

Keberhasilan tersebut ditandai dengan berdirinya sejumlah UKM baru di desa binaan Yayasan Damandiri tersebut. “KUD SHS Mandiri Krambilsawit ini perkembangannya sangat bagus. Saat awal berdiri memang baru melayani simpan-pinjam saja. Tapi sekarang sudah membina UKM dan memiliki produk unggulan,” ujar Kepala Seksi Kelembagaan dan Pengawasan, Dinas Koperasi dan UKM Gunungkidul, Ratna Madyaningtras, Senin (29/7/2019).

Melihat perkembangan itu, pihak Dinas Koperasi dan UKM Gunungkidul akan membantu KUD SHS Mandiri Krambilsawit agar bisa semakin maju dan berkembang. Terlebih koperasi tersebut berada di kawasan selatan, yang saat ini sedang dibangun Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS).

“Kita harapkan nanti bisa semakin berkembang dan mampu mendorong munculnya usaha-usaha baru. Sehingga pada akhirnya akan menumbuhkan ekonomi di wilayah selatan Gunungkidul,” tandasnya.

Dukungan Dinas Koperasi dan UKM Gunungkidul secara nyata akan diberikan di tahun anggaran 2020 mendatang. Yakni, lebih pada sisi pengelolaan koperasi, berupa peningkatan kualitas SDM dan sinergi antar UKM di kabupaten Gunungkidul.  “Dengan berbagai program ini kita harapkan kualitas semua Koperasi di Gunungkidul akan meningkat. Karena memang saat ini secara kuantitas, jumlah Koperasi di Gunungkidul semakin berkurang. Dari sebanyak 300 koperasi yang ada, saat ini hanya tinggal sekitar 250-an saja. Itupun yang aktif hanya sekitar 191 koperasi,” pungkasnya.

Lihat juga...