hut

Layanan Kereta di Hong Kong Diblokade Pemrotes

Pendemo dan sejumlah anggota maskapai penerbangan melakukan protes atas kekerasan saat terjadi bentrok menolak RUU Ekstradisi di Bandara Hongkong, Jumat (26/7/2019) - Foto Ant

HONG KONG – Ratusan pemrotes di Hong Kong memblokade layanan kereta. Aksi dilakukan pada jam sibuk, sehingga mengacaukan pergerakan kereta penumpang.

Penghadangan tersebut merupakan gerakan terbaru anti-pemerintah, yang mengacaukan wilayah bekas jajahan Inggris itu. Gelombang unjuk rasa, yang dimulai tiga bulan lalu untuk menentang rancangan undang-undang ekstradisi, kini berubah menjadi gerakan anti-pemerintah kota dan tuan politiknya di Beijing.

RUU Ekstradisi yang mereka protes, dianggap bisa membuka kemungkinan warga Hong Kong dibawa ke Cina untuk diadili. Para pengunjuk rasa menghadang pintu-pintu kereta, sehingga mengacaukan layanan, serta membuat ratusan orang terpaksa keluar dari stasiun kereta untuk mencari alternatif moda transportasi.

“Bukan niat kami membuat orang-orang merasa tidak nyaman, tapi kami perlu membuat pihak berwenang mengerti kenapa kami melakukan protes. Kami akan terus melakukan ini sejauh diperlukan,” kata Sharon (21), pemrotes yang mengikuti aksi sambil mengenakan penutup muka.

Beberapa pengunjuk rasa meneriakkan “Bebaskan Hong Kong”, dan “Revolusi Milik Kita”. Penyelenggara layanan kereta MTR Corp mengatakan, beberapa layanan terganggu. MTR meminta para calon penumpang kereta agar mencari alternatif kendaraan.

Hong Kong, yang dikembalikan oleh Inggris ke Cina di 1997, terperosok ke dalam krisis politik terburuk dalam beberapa dasawarsa terakhir. Kekacauan terjadi, setelah gelombang protes berlangsung selama dua bulan.

Aksi disertai dengan kekerasan. Keadaan itu menimbulkan tantangan bagi para penguasa Partai Komunis di Beijing. Cina pada Senin (29/7/2019) menegaskan dukungannya bagi pemimpin Hong Kong yang sedang menghadapi penentangan, Carrie Lam, beserta kepolisian kota tersebut. Cina juga mendesak masyarakat Hong Kong untuk menentang kekerasan. (Ant)

Lihat juga...