hut

Masuki Pergantian Semester, Omzet Perajin Papan Tulis Meningkat

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

YOGYAKARTA – Memasuki pendaftaran sekolah baru dan semester baru, sejumlah perajin papan tulis manual di kota Yogyakarta mengaku mengalami kenaikan omzet cukup signifikan.

Hal itu tak lepas karena banyaknya konsumen seperti sekolah, perguruan tinggi, lembaga kursus, hingga kantor maupun instansi yang membutuhkan papan tulis baru.

Salah satunya seperti dirasakan perajin papan tulis, Agus Nurahman, warga Harjowinanatan, Purwokinanti, Pakualaman, Yogyakarta. Lelaki satu ini mengaku mengalami kenaikan omzet hingga 30 persen lebih setiap memasuki pergantian semester seperti saat ini.

“Alhamdulillah, setiap musim seperti ini pesanan selalu ramai. Banyak sekolah, lembaga kursus maupun kantor-kantor yang memesan papan tulis. Minggu ini saja sudah ada 15 lebih pesanan,” ungkapnya, Selasa (2/7/2019).

Memulai usaha pembuatan papan tulis sejak tahun 1995 lalu, Agus mengaku menerima berbagai jenis pesanan papan tulis manual. Mulai dari Blackboard, Whiteboard, formika magnit hingga formika non magnit.

“Untuk sekarang ini, mayoritas pelanggan lebih menyukai papan tulis jenis formika magnit. Karena bisa ditempel kertas catatan. Selain itu juga whiteboard. Kalau untuk papan tulis biasa yang memakai kapur sudah jarang,” katanya.

Menjual papan tulis dengan harga bervariasi, tergantung ukuran dan bahan, mulai dari Rp350 ribu hingga Rp900 ribu, Agus pun mengaku mampu mengantongi omzet hingga Rp10 juta setiap bulannya. Omzet itu ia dapat baik dari hasil berjualan secara online maupun offline.

“Biasanya peningkatan omzet terjadi selama kurang lebih satu bulan. Setelah semester baru dimulai, biasanya pesanan akan mulai normal,” katanya.

Lihat juga...