hut

Masyarakat di Perbatasan Kaltara Serahkan Senpi Rakitan

Editor: Koko Triarko

TARAKAN – Masyarakat di wilayah perbatasan Kalimantan Utara, akhirnya menyerahkan berbagai senjata rakitan yang mereka simpan, kepada Satgas Pam Perbatasan Kodam VI/Mulawarman.

Penyerahan senjata rakitan tersebut merupakan hasil dari komunikasi sosial dialogis yang berjalan intensif selama ini, sehingga memberikan kesadaran kepada masyarakat Nunukan dan wilayah perbatasan, untuk sukarela menyerahkan kurang lebih 160 pucuk senjata rakitan kepada personel Babinsa dan Satgas.

Sebanyak 160 pucuk senjata rakitan, terdiri dari 159 pucuk senapan panjang rakitan dan 1 pucuk pistol rakitan, saat ini berada di  Kodim 0907/Tarakan, yang dimusnahkan merupakan hasil pelaksanaan tugas Satgas Pam Perbatasan dan Satgas Teritorial Kodam VI/Mulawarman, selama 2016-2019 di wilayah Kalimatan Utara.

Dalam pelaksanaan pemusnahan secara simbolis  diwakili oleh Wagub Kaltara, Udin Hiyangiyo, Kasdam VI/Mulawarman, Brigjen TNI Richard Tampubolon, Danlantamal Tarakan Laksamana Pertama TNI Judijanto, Kabinda Kaltara, Brigjen TNI Rudi dan Wakapolda Kaltara, Kombes Pol Zainal.

merupakan upaya menjaga keamanan di wilayah perbatasan Kalimantan Utara sebagai serambi depan perbatasan Indonesia.

Dalam sambutannya, Wagub Kaltara mengapresiasi terhadap pelaksanaan tugas Kodam VI/Mulawarman dalam menciptakan keamanan di wilayah Kaltara, karena dengan metode komunikasi sosial dialogis tersebut.

“Meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat perbatasan menjadi bagian penting dalam menjaga kedaulatan negara kesatuan Republik Indonesia,” ungkapnya, Jumat (5/6/2019).

Hampir sebagian besar penyerahan senjata tersebut dilakukan secara sadar, dengan cara mengantar secara pribadi serta menyerahkan senjata api rakitannya kepada para Babinsa yang bertugas di Kodim Perbatasan, dan  para personel di pos Satgas Pengamanan Perbatasan, yang berada di dekat pemukiman mereka.

Sementara itu, Kasdam VI/Mulawarman, mengatakan, bahwa Pangdam VI/Mulawarman Mayor, Jenderal Subiyanto menyampaikan terima kasih atas kerja sama masyarakat yang dengan komunikasi sosial dialogis secara intensif dengan personel Kodam VI/Mulawarman yang bertugas di Kodim maupun Satgas Pam Perbatasan, memberikan keberhasilan dan  hasil kerja nyata, sehingga kesadaran masyarakat untuk menyerahkan senjatanya kepada prajurit satgas Kodam VI/Mulawarman.

Menurut salah satu tokoh masyarakat yang menyerahkan senjata rakitan, Pemangku Adat Suku Tidung Nunukan, Ibrahim Latif, bahwa penyerahan senjata rakitan adalah hasil sosialisasi yang selama ini dilakukan oleh Babinsa dan prajurit Satgas Pamtas RI-Malaysia di wilayah kabupaten Nunukan, yang dilaksanakan secara terus-menerus.

“Saya sebagai pemangku adat Tidung sangat berterimakasih kepada Dandim beserta jajarannya, yang selalu menyatu dan bersama kami masyarakat Nunukan, sehingga kami merasa TNI sebagai mitra dalam kehidupan masyarakat. Terima kasih juga kepada Babinsa atas pendekatannya selama ini kepada masyarakat, karena tidak henti-hentinya memberikan masukan kepada masyarakat tentang bahayanya menyimpan senjata api penabur,” kata Ibrahim Latif.

Lihat juga...