hut

Meskipun di Perbatasan, Bukan Alasan Jauhi NKRI

Ilustrasi aktivitas upacara di perbatasan. Foto: Dokumentasi CDN

KUPANG – Kepala Kepolisian Resor Belu, AKBP Christian Tobing, mengajak seluruh masyarakat di kabupaten yang berbatasan dengan Timor Leste itu untuk tetap mencintai NKRI walaupun berada di wilayah perbatasan.

“Upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-73 sengaja kami lakukan tepat di tempat ini karena memang kami ingin mengajak seluruh warga masyarakat di kabupaten ini untuk tetap mencintai NKRI walaupun kita berada di perbatasan,” kata Christian Tobing, kepada wartawan di Mota Ain Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu.

Hal ini disampaikan usai menjadi inspektur upacara dalam peringatan HUT ke-73 Bhayangkara yang dilakukan PLBN Mota Ain.

Peringatan HUT-73 itu tidak hanya dihadiri oleh pihak Polres Belu, tetapi juga melibatkan TNI, pemda setempat serta melibatkan polisi dari Timor Leste yang menjaga PLBN.

Ia juga mengatakan bahwa pelaksanaan upacara di lapangan Mota Ain itu guna meningkatkan rasa nasionalisme masyarakat di daerah itu khususnya juga personel Polri yang ada di Kabupaten Belu.

Berkaitan dengan prestasi anggota Polri khususnya di wilayah Polres Belu, kata dia, beberapa waktu lalu anggotanya berhasil mengukir prestasi dan mendapatkan penghargaan dari Kapolri karena membuat inovasi yang brilian.

“Beberapa waktu lalu Bripka Kresna Ola berhasil mendapatkan penghargaan dari Kapolri karena berhasil mengukir prestasi sebagai Bhabinkamtibmas teladan,” tutur dia.

Ia mengharapkan di usia Polri yang ke-73 ini, anggota Polri khususnya anggota Polres Belu terus semakin berinovasi dan mendekatkan diri dengan masyarakat.

Wakil Bupati Belu, Ose Luan, yang ditemui secara terpisah mengatakan bahwa selama ini Polri sudah banyak membantu Pemda Belu.

“Mulai dari pengamanan serta bersinergi dengan TNI memberantas tindakan kriminal di perbatasan Indonesia-Timor Leste,” tambah dia. (Ant)

Lihat juga...