hut

Minimalisir DBD, Puskemas di Lamsel Gencarkan PSN

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

LAMPUNG — Dalam dua pekan terakhir, tiga desa di dua kecamatan Lampung Selatan (Lamsel) ditemukan kasus penyakit demam berdarah dengue (DBD). Di antaranya di desa Bandar Agung 10 kasus, desa Sumber Agung 15 kasus, keduanya di kecamatan Sragi. Sementara di kecamatan Ketapang ditemukan suspect kasus DBD 5 kasus, 2 di antaranya dinyatakan positif.

Kepala UPT Puskesmas rawat inap Ketapang, Samsu Rizal, upaya sosialisasi pencegahan DBD melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) telah dilakukan, bahkan telah melakukan proses Penyelidikan Epidemologis (PE) pada rumah warga yang suspect dan positif DBD.

Setelah dilakukan uji laboratorium, dilakukan pengasapan (fogging) di Desa Taman Sari Kecamatan Ketapang. Selain itu, sosialisasi juga terus dilakukan.

“Kami mengintensifkan pemberantasan sarang nyamuk, sosialisasi pola hidup bersih dan sehat oleh para bidan desa sekaligus berkoordinasi dengan unsur kecamatan dan desa,” ungkap Samsu Rizal, Jumat (12/7/2019).

Pencegahan dengan fogging yang dilakukan oleh petugas disebut Samsu Rizal menjadi pilihan terakhir. Sebab saat dilakukan pemeriksaan pada sejumlah tempat di dekat warga positif DBD ditemukan genangan air.

“Pencegahan penyebaran penyakit DBD tentunya menjadi tugas bersama dan Puskesmas akan selalu memberikan dukungan melalui sosialisasi PSN dan PHBS,” papar Samsu Rizal.

Kecamatan Sragi dan Ketapang yang berada di pesisir Timur Lamsel berpotensi muncul DBD. Sebab sebagian wilayah pantai yang dipenuhi genangan air bisa menjadi sarang nyamuk.

Samsu Rizal (kanan), Kepala UPT Puskesmas rawat inap Ketapang menghimbau warga menjaga kebersihan lingkungan cegah penyakit DBD di desa Taman Sari Kecamatan Ketapang Lampung Selatan. Foto: Henk Widi

Ani Nurhayati, salah satu warga Desa Taman Sari menyebut ia dan kedua anaknya dirawat karena DBD. Ani  yang sempat dirawat di Puskesmas Ketapang dinyatakan suspect sementara anaknya, Ananda dan Andika masih dirawat karena positif DBD.

“Saya sudah kerap membersihkan bak mandi namun penyakit DBD kemungkinan timbul karena ada ban bekas yang menjadi genangan air,” ungkap Ani Nurhayati.

Sementara itu, Kepala Dusun Kuala Jaya Desa Bandar Agung, Sragi, Syarifudin menyebut di dusunnya ada sebanyak tujuh orang terkena DBD sejak Juni lali. Memasuki Juli, total kasus menjadi 10.

Kawasan pasang surut air laut dan sungai Way Sekampung diakui Syarifudin menjadi tantangan mengurangi genangan air. Terlebih pada musim angin timur gelombang pasang membuat air naik ke sejumlah saluran air. Meski demikian warga terus melakukan upaya pembersihan lingkungan. Pembersihan digencarkan melalui kegiatan Jumat bersih.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!