hut

Nasi Kuning dan Ayam Bumbu Rempah, Obati Kerinduan Makanan Arab

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PURWOKERTO – Masyarakat Banyumas dan sekitarnya tak perlu bingung lagi jika rindu akan masakan Arab, terutama bagi mereka yang pernah menunaikan ibadah haji ataupun menetap di Arab.

Di Kota Purwokerto sudah hadir masakan dengan bumbu rempah khas Arab yang sangat kental, lengkap dengan nasi kuning yang berasnya dari Arab, yaitu beras Basmati.

Meskipun baru dibuka beberapa hari, namun Chickhing Purwokerto yang mengandalkan sajian ayam khas Dubai ini sudah dipadati pengunjung. Para pecinta masakan Timur Tengah seolah mendapat tempat untuk melepas kerinduan terhadap masakan Arab.

Salah satu menu yang paling laris manis yaitu Flaming Grilled Chicken, ayam yang direndam dengan bumbu rempah Arab khusus, kemudian dipanggang.

Untuk nasinya, pengunjung banyak yang memesan Chickhing Rice, yaitu nasi kuning yang terinspirasi dari nasi Biryani, terbuat dari beras Basmati dari Arab.

Nasi ini juga dimasak dengan rempah-rempah khusus. Nasi Biryani juga menjadi makanan favorit di India, Pakistan, Irak, Iran, Afganistan, Bangladesh dan Sri Lanka. Bulir nasinya lebih panjang dan ramping.

General Manager Chickhing Indonesia, Bambang Cahyadi (kiri) bersama Direktur Utama Chicking Purwokerto, Ariston Herwindo memberikan penjelasan tentang chicking, Minggu (21/7/2019). – Foto: Hermiana E. Effendi

General Manager Chickhing Indonesia, Bambang Cahyadi, yang mengunjungi Chickhing Purwokerto, Minggu (21/7/2019) mengatakan, Chickhing merupakan masakan dari Dubai dan mulai ekspansi ke beberapa negara lain sejak tahun 2000. Chickhing baru masuk ke Indonesia tahun 2017 dan hingga sekarang sudah ada 8 cabang di Indonesia.

“Chickhing ini baru ada di beberapa kota, yaitu Jakarta, Palembang dan Purwokerto. Purwokerto menjadi pilihan untuk cabang ke-8, karena kota ini sangat strategis dan penduduknya beragam. Banyak pendatang, banyak pula warga aslinya. Ibaratnya seperti kota metropolitan di Jawa bagian selatan,” tuturnya.

Direktur Utama Chickhing Purwokerto, Ariston Herwindo, mengatakan, chicking memiliki varian menu yang menarik, karena terinspirasi dari masalah Timur Tengah. Meskipun ayamnya menggunakan ayam lokal, namun sajian nasi serta bumbu rempahnya dari Timur Tengah.

Untuk minumannya juga sangat khas, yaitu ada teh Arab, kopi Arab, untuk minuman dinginnya ada perpaduan green apple dan buah kurma.

Salah satu pengunjung, Robin mengatakan, ia pernah tinggal cukup lama di Arab dan terkadang rindu masakan aroma Arab. Kehadiran rumah makan yang berlokasi di Jalan Jenderal Gatot Subroto ini menjadi alternatif untuk menikmati masakan khas Arab.

“Aroma rempah khas Arab sangat terasa dalam masakan ayamnya, walaupun menggunakan ayam lokal. Kalau di Arab, ayamnya jauh lebih besar, namun untuk cita rasanya hampir sama,” tuturnya.

 

Lihat juga...