hut

Omzet Usaha Kerupuk Kartika, Rp250 Juta per Bulan

Editor: Koko Triarko

BEKASI – Kartika, salah seorang warga di daerah Kota Bekasi, Jawa Barat, mengaku bisa meraup omzet penjualan sebesar Rp250 juta per bulan dari usaha produksi kerupuk  yang ditekuninya selama sembilan ini. Dalam menjalankan usahanya, Kartika mengaku tidak ada strategi khusus. Ia hanya beranggapan, kerupuk sudah menjadi menu tambahan saat makan.

“Tak ada strategi khusus dalam menjalankan usaha ini. Hanya dijual dengan cara door to door, itu saja dan akhirnya memiliki pelanggan tetap,” ujar Kartika, Selasa (16/7/2019).

Sebuah usaha kecil jika dilakoni dengan serius, bukan tidak mungkin akan menjadi usaha yang besar dan menguntungkan. Hal tersebut menjadi prinsip Katika dalam menekuni usaha kerupuk yang dilakoni sembilan tahun ini.

Kartika, pengusaha kerupuk di Kota Bekasi –Foto: M Amin

Berawal dari satu mesin, Kartika bersama keluarganya memproduksi kerupuk dan dititipkan di sekitar kompleks. Akhirnya, berkembang hingga mesin bertambah dan mengkaryakan banyak orang.

Produksi kerupuk milik Kartika yang berlokasi di Kelurahan Pekayon Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi ini hanya mengandalkan pemasaran manual door to door. Dengan dua puluh karyawan Kartika mampu mempertahankan omzet.

Menurutnya, usahanya hanya memiliki lima karyawan tetap. Sedangkan 15 orang tenaga sebagai pekerja borongan dengan melibatkan warga sekitar.

Saat ini, usaha Kartika berkembang dan pasaran kerupuk buatannya sudah beredar di wilayah jabodetabek. Begitu pun mesin sudah bertambah dan telah memiliki enam mesin, yang mampu menghasilkan 600 hingga 700 kilogram kerupuk per hari.

“Alhamdulillah, usaha kita sudah berjalan sembilan tahun dengan produksi 700 kilogram per hari,” tuturnya.

Ia menjual satu plastik kerupuk isi delapan secara grosir Rp3.000. Strateginya dititipkan dan menunjuk tukang tagih. Dikatakannya, kelebihan kerupuk hanya mempunyai rasa gurih, dengan menggunakan bahan higienis dan bersih.

“Bahan baku tepung tentu harus higienis. Kita juga menjaga kualitas dan kesehatan,” paparnya.

Saat ini, Kartika terus melakukan pembenahan usaha kerupuk, agar jumlah pesanan terus bertambah.

Lihat juga...