hut

Operasi Bersinar BNNK Badung Temukan 12 Pengguna Narkoba

Ilustrasi tes urine - Dok. CDN

BADUNG – BNN Kabupaten Badung menemukan 12 orang positif sebagai pengguna Narkoba, dalam Operasi Bersinar. Operasi menyasar delapan rumah kos yang ada di wilayah Badung.

“Operasi kali ini khusus menyasar ke kos- kosan karena dari hasil survei kami, tempat kos terindikasi menjadi tempat penyalahgunaan narkoba dan lebih dominan terjadi, biasanya juga karena aspek risiko pekerjaan yang mereka geluti, jadi rentan terkena Narkoba,” kata Kepala BNNK Badung, AKBP Ni Ketut Masmini, Minggu (14/7/2019).

Menurutnya, rumah kos menjadi tempat yang berpotensi sebagai sasaran penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba. Dalam operasi kali ini, tim menyasar delapan tempat kos yang berada di wilayah Banjar Kayutulang, Banjar Pipitan, Banjar Canggu, dan Banjar Padang Linjong.

Operasi Bersinar melibatkan 75 personel yang terdiri dari personel BNN Kabupaten Badung, aparat dari Desa Canggu, Koramil Kuta, Polsek Kuta Utara, Badan Kesbang Pol dan Sarpol PP Badung. Dalam kegiatannya berhasil mendapatkan 50 sampel urine dari delapan tempat kos tersebut.

“Dari 50 (lima puluh) sampel urine penghuni kos yang diperiksa didapatkan hasil, satu orang positif Amphetamine dan Methampetamine, sembilan orang positif Methampetamine, dua orang positif Benzodiazepam,” rinci AKBP Ni Ketut Masmini.

Para pengguna yang berhasil ditemukan oleh petugas BNN, tidak hanya berasal dari warga lokal. Ada juga pendatang dari Medan, Padang dan Jawa. “Untuk saat ini hanya ditemukan sebagai pemakai, karena para petugas tidak menemukan barang bukti Narkoba di kamar kosnya, dan mereka juga kosnya beramai-ramai, jadi pememakaian narkoba ini, dicurigai dilakukan ditempat lain,” jelasnya.

Adapun latar belakang dari 12 pengguna narkoba yang ditemukan, sebagian menyebut karena rasa ingin coba-coba, hingga akhirnya ketergantungan dan menjadi pemakai Narkoba. “Banyak pecandu narkoba masih terstigma dan takut muncul sendiri, namun ada juga yang sadar dan melaporkan diri ke BNN, tetapi jumlahnya tidak begitu banyak,” ungkapnya.

Selanjutnya terhadap 12 orang yang terlibat penyalahgunaan narkoba, diarahkan untuk datang ke BNN Kabupaten Badung untuk dilakukan asessmen. Mereka akan ditindaklanjuti dengan proses rehabilitasi. (Ant)

Lihat juga...