hut

Padamkan Karhutla, BPB Aceh Butuh 10 Pompa Air

Ilustrasi penanganan Karhutla - Foto: Dokumentasi CDN

BANDA ACEH – Badan Penanggulangan Bencana Aceh, membutuhkan 10 pompa air untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhula) di daerahnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Teuku Ahmad Dadek, mengatakan, kebutuhan pompa air tersebut sudah disampaikan kepada Kepala BNPB. “Selain pompa, kami juga menyampaikan kebutuhan lainnya seperti 50 rol selang, cairan peresap, serta alat-alat pemukul api. Kami mohon bantuan tersebut,” kata Teuku Ahmad Dadek, Sabtu (6/7/2019).

Karhutla masih terjadi di beberapa kabupaten di Aceh, diantaranya Nagam Raya, Bener Meriah, Aceh Barat Daya, Aceh Barat, Aceh Besar, dan Aceh Selatan. Di Nagan Raya, kebakaran terjadi di perkebunan sawit dengan luas mencapai 20,5 hektare. Di Aceh Barat Daya total lahan yang terbakar mencapai empat hektare, dan hingga kini masih belum padam. Di Aceh Barat, ada tiga hektare lahan terbakar, dengan proses pemadaman sudah mencapai 90 persen.

Di Aceh Besar, total lahan terbakar mencapai 13 hektare yang tersebar di tiga kecamatan. Karhutla di Kabupaten Aceh Selatan, luasnya mencapai 3,5 hektare. “Kebakaran di Aceh Selatan tersebut sudah berhasil dipadamkan,” kata Teuku Ahmad Dadek.

Sedangkan upaya yang telah dilakukan menangani karhutla di antaranya mendistribusikan 100 pasang sepatu tahan api, mendistribusikan 50 unit pemukul api, meminjamkan dua unit pompa bantuan BNBP serta memberikan bantuan 25 rol selang.

“Pemadaman karhutla di sejumlah daerah masih dilakukan. Kami juga sudah menyalurkan bantuan BNBP berupa makanan siap saji dan masker kepada petugas,” pungkas Teuku Ahmad Dadek. (Ant)

Lihat juga...