hut

Pemkab Banyumas Pastikan Stok Hewan Kurban, Aman

Editor: Koko Triarko

PURWOKERTO – Mendekati Hari Raya Iduladha 1440 Hijriah, Pemkab Banyumas memastikan stok hewan kurban tahun 2019 ini, aman. Saat ini, ketersediaan hewan kurban kambing sebanyak 12.000 ekor dan 6.000 ekor sapi, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.

Sekda Banyumas, Wahyu Budi Saptono, menjelaskan, stok kambing dan sapi tersebut dipastikan mencukupi kebutuhan untuk kurban. Sebab, pada Hari Raya Iduladha tahun sebelumnya, kebutuhan hewan kurban di Banyumas hanya pada kisaran 4.644 ekor sapi.

Dengan jumlah total 18.000 kambing dan sapi, maka Banyumas, bahkan masih bisa menyuplai kebutuhan hewan kurban untuk daerah lain.

“Stok hewan kurban tahun ini mencukupi dan aman, bahkan kemungkinan berlebih, sekarang kita tinggal giatkan pemeriksaan kesehatan hewan saja,” terangnya, Jumat (26/7/2019).

Sekda menegaskan, kesehatan hewan kurban juga harus menjadi perhatian, terutama dari Dinas Peternakan dan Perikanan (DinkannakI Kabupaten Banyumas. Petugas Dinkannak harus melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban secara proaktif. Mulai dari pasar-pasar hewan, hingga ke kandang-kandang hewan milik peternak.

Dalam pemeriksaan kesehatannya, lanjutnya, harus dilakukan secara menyeluruh. Pemeriksaan mulai dari sebelum dipotong untuk melihat kondisi fisik ternak. Di antaranya bulu tidak berdiri, lincah, mata cerah, bersinar, anus bersih, dan tidak terdapat cacat. Selain itu juga dilakukan pemantauan ukuran bobot ternak.

“Pemeriksaan mulut dan kuku hewan juga penting dilakukan, untuk mengetahui umur ternak dan tingkat kesehatan hewan kurban,” kata Wahyu.

Untuk melakukan pemeriksaan hewan kurban tersebut, pihak Dinkannak Banyumas  sudah menyiapkan 60 personel utuk memantau kesehatan ternak sebelum dan setelah dipotong. Setelah dipotong, pemantauan dipusatkan di hati. Jika terdapat cacing hati di dalamnya, harus segera dimusnahkan karena tidak layak konsumsi.

Sementara itu dari data Dinkannak Banyumas 2018,  ditemukan 726 kasus cacing hati yang terdapat pada sapi dari 4.644 sapi di Kabupaten Banyumas. Juga ada 40 kasus cacing hati pada domba dan 347 kasus cacing hati pada kambing.

“Yang tidak kalah pentingnya adalah imbauan kepada panitia kurban untuk tidak memotong hewan ternak betina usia produktif. Sesuai surat edaran dari Dinas Peternakan dan Hewan Provinsi Jawa Tengah,” pungkasnya.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

»
escort99.com