hut

Pemkab Bekasi Programkan Pembangunan Embung dan Sumur Bor

Editor: Koko Triarko

Eka Supria Atmaja, Bupati Bekasi saat droping air kepada warga di Kecamatan Cibarusah yang mengalami kekeringan. –Foto: M Amin

BEKASI – Bupati Bekasi, Jawa Barat, Eka Supria Atmaja, menyampaikan, dalam program jangka panjang pemerintahanya akan membangun 120 sumur bor dan 14 titik embung yang tersebar di beberapa wilayah setempat. Empat titik embung akan dibangun di wilayah Kecamatan Cibarusah, karena setiap tahun selalu kekeringan.

“Insyaallah tahun ini Pemkab Bekasi telah menganggarkan untuk membangun 120 sumur bor yang tersebar di beberapa titik,” ungkap Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, Selasa (16/7/2019).

Dikatakan, di samping membangun sumur bor, juga akan dibangun 14 titik embung, empat di antaranya akan dibangun di wilayah Kecamatan Cibarusah, untuk menangani persoalan kekeringan jangka panjang yang kerap terjadi setiap tahunnya di wilayah setempat. Progran sumur bor dan embung bentuk solusi jangka panjang menjawab kekeringan di wilayahnya.

Dikatakan, embung dan sumbur bor, diperuntukkan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sedangkan embung sebagai penampungan air untuk lahan pertanian. Dia juga menjanjikan untuk membuat bendungan yang airnya diambil oleh PDAM dari sungai Cipamingkis Kecamatan Cibarusah.

Eka berharap, masyarakat Kabupaten Bekasi, khususnya di wilayah Cibarusah, lebih bersabar dan dapat bersama-sama melalui masa sulit ini dengan baik.

Dia memastikan, di masa kekeringan saat ini Pemkab Bekasi akan memberi pelayanan maksimal dalam memenuhi kebutuhan air bersih.

Dia menegaskan, bahwa kejadian kekeringan terjadi akibat kondisi iklim dan cuaca tertentu, sehingga tidak bisa dihindari. Karenanya, pemerintah daerah sudah melaksanakan kerja sama dengan PDAM sebagai salah satu solusinya.

Bencana kekeringan terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Bekasi, termasuk di tiga desa yang ada di Kecamatan Cibarusah. Lebih satu bulan Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui BPBD telah mengirimkan 125.000 liter air bersih kepada warga terdampak di tiga desa, yaitu Ridogalih, Ridhomanah dan Sirnajati.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!