hut

Pemkot Balikpapan Bina Koperasi tak Aktif

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BALIKPAPAN – Sekitar 200 lebih koperasi yang tidak aktif melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT) dilakukan pembinaan oleh Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian Balikpapan.

Berdasarkan data dinas terkait hingga Mei 2019 koperasi yang tidak aktif Melakukan RAT adalah 286 unit dari 436 yang terdata pada Online Data Sistem (ODS) Kementerian Koperasi dan UKM. Sedangkan sisanya aktif melakukan RAT.

“Kita murni yang aktif itu ada 160 unit kemudian sisanya yang belum melakukan RAT terus dilakukan pembinaan dan pendampingan,” kata Kepala Bidang Koperasi dan UMKM, Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian Balikpapan, Rubangi, Selasa (16/7/2019).

Pada tahun ini juga ada 3-4 koperasi yang melakukan pembubaran diri. Lanjutnya, yang melakukan pembubaran diri itu adalah data yang masuk di ODS sehingga pihaknya tak bisa menghapusnya.

“Proses usulan ke kementerian untuk dinonaktifkan karena telah melakukan pembubaran diri, penyebabnya ya karena mereka sudah tidak aktif lagi,” terangnya.

Menurut Rubangi, koperasi yang ada di Balikpapan mayoritas adalah koperasi simpan pinjam dengan jumlah anggota bervariasi.

“Sektor simpan pinjam paling banyak dengan jumlah anggota bervariasi,” sebutnya.

Ketika disinggung jumlah koperasi yang terus menyusut, pihaknya mengaku belum ada pengurangan dari data ODS sejak tahun 2018.

“Kalau menyusut itu tadi kalau ada penghapusan. Tapi kini belum ada, dan belum ada tambahan di tahun 2018. Ada tambahan satu koperasi pada tahun ini,” imbuhnya.

Rubangi menambahkan, pembinaan dan pendampingan yang dilakukan adalah dilakukan penyuluhan dan Bimtek mengenai kelembagaannya.

“Pembinaan itu seperti penyuluhan dan Bimtek, peningkatan kelembagaan yang dilakukan secara bertahap,” pungkasnya.

Untuk itu, koperasi yang belum melakukan RAT namun masih ada terus dilakukan pembinaan agar mereka dapat aktif dan menggerakkan perekonomian daerah.

Lihat juga...