hut

Pengembangan Curug Parigi Terkendala Lahan

Editor: Mahadeva

BEKASI – Upaya pengembangan Curug Parigi di perbatasan Bekasi dan Kabupaten Bogor, menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Patriot terkendala keberadaan lahan.

Tedi Hafni, Kepala Disparbud Kota Bekasi – Foto M Amin

“Disparbud Kota Bekasi, sudah membuat Feasibility Study (FS) atau study kelayakan lokasi dengan membuat desain lokasi terkait Curug Parigi. Tapi kendala akses jalan menuju lokasi tersebut saat ini ditutup pemilik lahan,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bekasi, Jawa Barat,Tedi Hafni, Minggu (7/7/2019).

Menurutnya, lahan menuju Curug Parigi melalui Pangkalan Lima, atau Jalan Raya Narogong – Cielungsi, ditutup PT Peni Jaya selaku pemilik lahan. Penutupan sudah berjalan lama, dan Pemkot Bekasi sudah mencoba melakukan komunikasi.

Dari komunikasi yang dilakukan, diharapkan Pemkot Bekasi dapat melakukan pembebasan lahan untuk membuat akses ke lokasi Curug Parigi. Upaya lain yang bisa dilakukan adalah, kerjasama dengan pemilik lahan, untuk membuat akses. “Kami sudah beberapa kali melakukan pendekatan dengan mereka, tapi kendala-nya masalah dana yang blm memungkinkan untuk saat ini,” tukas Tedi.

Sebelumnya, Cendana News memberitakan, kondisi Curuug Parigi memprihatinkan dan tak lagi pernah dikunjungi. (Baca: https://www.cendananews.com/2019/06/curug-parigi-tak-lagi-indah-untuk-dikunjungi.html).

Curug Parigi terbentuk akibat patahan di Sungai Cileungsi setinggi sekitar dua meter. Debit air yang turun dari atas sungai ini menciptakan sensasi luar biasa yang terlihat menakjubkan saat sore dan pagi. Tapi sekarang tidak pernah ada yang berkunjung karena jalan menuju lokasi tersebut ditutup pemilik lahan.

“Sudah beberapa tahun terakhir, Curug Parigi tak lagi dikunjungi. Pertama karena limbah pabrik yang dialirkan ke Sungai Cileungsi membuat bau air menyeruak dan suhu badan akan panas bila mendekat,” ungkap Fajar, penjaga keamanan di Pos Rajawali Villa Nusa Indah V, salah satu akses jalan menuju Curug Parigi.

Lihat juga...