hut

Pesisir Selatan Berupaya Tingkatkan Produktivitas Ikan Budi Daya

Editor: Koko Triarko

PESISIR SELATAN – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, terus melakukan upaya untuk meningkatkan produksi perikanan budi daya. Salah satunya dengan memberikan paket percontohan budi daya ikan kepada sejumlah kelompok yang tersebar di daerah setempat.

Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, mengatakan dengan ditingkatkannya produksi perikanan budi daya, akan mampu menggerakkan perekonomian daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menyerap tenaga kerja. Paket percontohan budi daya yang diberikan berupa bibit nila dan pakan ikan nila.

Ia menyebutkan, ada sejumlah kelompok yang diberikan bantuan tersebut, yakni Kelompok Tabek berkah di Lengayang, kelompok Bukit Punai Sepakat di Ranah Pesisir, Kelompok Bronjong Panjang dan Kelompok Mina Rawa Naga di Rahul Tapan.

Sementara kelompok penerima untuk paket percontohan budi daya ikan gurami, bertempat di Airpura, yaitu Kelompok Durian Sabatang Berok, Rawa Gemulau Saiyo, Parasetia, Talun Indah. Sedangkan untuk di Kecamatan Silaut, kelompok yang menerima yaitu kelompok Gurami Sumber Sari.

“Untuk empat kelompok telah diserahkan paket percontohan budi daya bibit nila dan lima kelompok budi daya ikan gurami. Kita berharap, dengan adanya bantuan ini ke depan produksi perikanan budi daya jadi lebih baik. Tidak hanya menguntungkan masyarakat, namun juga dapat memberikan lapangan pekerjaan,” katanya, Senin (29/7/2019).

Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni disambut dengan adat Minangkabau dalam kunjungan kerjanya di Pesisir Selatan, Senin (29/7/2019)/Foto: M. Noli Hendra

Menurutnya, produksi perikanan budi daya, dari tahun ke tahun terus digenjot dan ditingkatkan dengan penerapan teknologi budi daya yang mengedepankan efisiensi dan ramah lingkungan.

Menurutnya, di daerah Pesisir Selatan potensi pengembangan perikanan budi daya terus berkembang. Dinas Perikanan setempat mendorong masyarakat untuk mengembangkan dan meningkatkan produksi perikanan budi daya.

Namun demikian ia mengingatkan, upaya untuk meningkatkan produksi perikanan budi daya, harus tetap ditopang dengan menekan eksploitasi yang berlebihan terhadap sumber daya alam.

“Dengan melakukan budi daya ikan, kebutuhan pokok yang bersumber dari hewani akan terpenuhi, dan jika itu dikelola secara serius bisa menjadi pendapatan tambahan dan penyedia lapangan kerja tersendiri bagi masyarakat yang mengusahakannya,“ katanya.

Dinas Perikanan setempat juga telah menyerahkan bantuan bibit ikan nila sebanyak 5.000 ekor kepada Kelompok Darek Sepakat di Nagari Tiga Sepakat, Inderapura, Kecamatan Pancung Soal.

“Ini merupakan bentuk kontribusi Dinas Perikanan dalam mendukung program-program nagari, khususnya di bidang perikanan,” kata Kepala Dinas Perikanan Pesisir Selatan, Andi Syafinal.

Andi menjelaskan, pengembangan perikanan budi daya merupakan bagian integral dari pembangunan perikanan yang dilakukan di tingkat pedesaan, yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan dan taraf hidup masyarakat.

Dengan demikian, dapat memperluas lapangan pekerjaan dan kesempatan berusaha, sekaligus merupakan usaha mengoptimalkan lahan sebagai usaha budi daya ikan.

Dikatakannya, untuk Kelompok Darek Sepakat di Nagari Tiga Sepakat Inderapura tersebut, mencoba berperan dalam memanfaatkan sarana dan prasarana pengairan Sekunder BBS IV Pancung Soal, sehingga menjadi sarana produktif dalam perikanan.

Dengan demikian, akan mampu mengatasi masalah peningkatan populasi, mutu dan produktivitas ikan nila di daerah Pancung Soal.

“Memang hal ini tidak lepas dari peran penyuluh perikanan di lapangan yang senantiasa melakukan pembinaan dan pendampingan pada masyarakat di wilayah kerja. Karena dalam jangka panjang, tentunya kegiatan ini dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru yang mandiri, dengan mengoptimalkan potensi di Nagari Tiga Sepakat Inderapura,” ucapnya.

Lihat juga...