hut

Petani di Banyuasin Berharap Bisa Mengolah Sawah Lebih Banyak

Editor: Koko Triarko

BANYUASIN – Petani di Desa Semuntul, Kabupaten Banyuasin, berharap ada kebijakan khusus dari pemerintah untuk membantu petani, agar bisa mengolah tanah lebih banyak dari biasanya. Ditemui di ladangnya di Desa Semuntul, tepatnya Dusun Sungai Semuntul, Rapi menceritakan, dirinya telah bertani sejak kecil.

“Daerah kami ini daerah pasang surut, seperti saat ini tengah musim surut kami bertanam, akhir tahun sudah masuk musim pasang, kalau tak cepat panen bisa gagal panen,” katanya, Senin (15/7/2019).

Ia mengatakan, tak hanya dirinya yang menggantungkan hidup di sawah, tapi ada banyak orang di dusunnya. Dulu, terdengar ada kebijakan bendungan untuk menghalau air masuk ke daerah ladang, namun hingga sekarang belum ada pembangunan untuk itu.

Rapi, Petani di Banyuasin. –Foto: M Amin

“Dulu kami pernah dengar, ada rencana bendungan atau pompanisasi, jadi nanti akan dibuat bendungan besar serta pompa untuk mengalirkan air kalau masuk ke sawah,” katanya.

Dari berladang miliknya yang hanya 16 petak dengan ukuran 10 x 10 meter persegi per petak, laba bersih setelah panen ia hanya mampu mengumpulkan uang tak lebih dari Rp12 juta, kadang ia mengaku kalau hasil panen tak banyak hanya kurang dari Rp10 juta.

“Seandainya lahan kami setahun bisa dua atau tiga kali panen, mungkin perekonomian akan lebih baik,” ungkapnya.

Banyuasin sebagai daerah yang memiliki banyak sawah rawa dan sawah pasang surut, diminta Gubernur Sumsel untuk mengoptimalkan sektor pertanian.

Gubernur Sumsel, Herman Deru, dengan tegas meminta Bupati Kabupaten Banyuasin, fokus mengembangkan sektor pertanian untuk mensejahterakan rakyat dan menurunkan angka kemiskinan.

“Jangan mengubah arah dan tetap konsisten saja di bidang pertanian. Konsentrasilah dengan Sumber Daya Alam (SDA) pertanian yang banyak itu. Pemprov tidak akan tinggal diam, kita akan bantu. Potensi sawah rawa dan sawah pasang surut di sini luar biasa,” ujarnya.

Maka, Lanjut Mantan Bupati OKU Timur ini, program SERASI yang dicanangkan pusat sebagian besar diberikan ke Banyuasin.

“Jangan sampai melihat potensi daerah lain lantas kita tiru. Potensi Banyuasin itu pertanian, fokus saja di situ,” tegasnya.

Ia juga mengatakan, Sumsel sebagai salah satu Lumbung Pangan Nasional terus mengoptimalkan hasil panen. “Saran saya, kembangkan teknologi pertanian, undang para peneliti, buat kajian, sawah pasang surut yang biasanya panen satu tahun sekali kalau bisa jadi setahun dua kali,” imbuhnya.

Lihat juga...