hut

POLDA Lampung Gagalkan Penyelundupan Sabu-sabu Senilai Rp65 Miliar

Editor: Koko Triarko

LAMPUNG – Kepolisian Daerah Lampung, melalui Satuan Narkoba Polres Lampung Selatan, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika golongan I jenis sabu-sabu sebanyak 65 kilogram dan 33 kilogram ganja. Kapolda Lampung, Irjen Pol Purwadi Ariyanto, menyebutkan, barang terlarang tersebut dikirim melalui paket ekspedisi PT Eka Sari Lorena, dan sebagian dikirim menggunakan mobil pribadi bernomor polisi B 603 RP.

Sementara, 33 kilogram ganja diamankan dari truk boks. Truk ekspedisi bernomor polisi B 9489 CL tersebut digunakan untuk menyamarkan pengiriman ganja, agar tidak diketahui petugas. Ganja yang dibawa dengan truk ekspedisi tersebut dibungkus dalam karung warna hijau.

Dari hasil pengembangan yang dilakukan, petugas kemudian berhasil mengamankan sembilan orang tersangka. Yakni, Warisman Putra, Taufik Hidayat, Gian Fernando, Fadol Maulana, Rendy Aqwarenty, Oyondry, Fantrai Gunawan, Trisno Budi, Guswendi.

Modus yang digunakan para tersangka disebut Kapolda merupakan modus lama, yakni dengan menggunakan kendaraan ekspedisi dan kendaraan pribadi.

Kika: Wakapolda Lampung Brigjen Pol Rudi Setiawan, Kapolda Lampung, Irjen Pol Purwadi Ariyanto, Kapolres Lamsel, AKBP Muhamad Syarhan, memperlihatkan barang bukti 65 kilogram sabu-sabu dan 33 kilogram ganja yang diamankan. -Foto: Henk Widi

“Pengungkapan kasus ini berkat kejelian anggota Satnarkoba di area Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni, meski modusnya cukup rapi,” terang Kapolda Lampung, Irjen Pol Purwadi Ariyanto, di Bakauheni, Kamis (18/7/2019).

Menurutnya, penyelundupan narkotika memakai kendaraan ekspedisi, merupakan modus yang kerap dipakai. Sebagian diungkap oleh petugas, meski memakai cara menyimpan di bawah mesin kendaraan pribadi. Dengan cara manual, petugas berhasil mengendus keberadaan narkotika jenis ganja yang sebagian dikemas dan disamarkan dengan bubuk kopi. Narkotika sedianya hendak dikirim dari Lampung ke Jakarta.

Ia mengatakan, sebanyak 65 kilogram sabu-sabu itu nilainya Rp65 miliar.  Sementara jenis ganja sebanyak 33 kilogram, jika dinilai dengan rupiah sebesar Rp165 juta. Selain itu, dengan terungkapnya kasus tersebut, ribuan orang bisa diselamatkan dari bahaya mengonsumsi narkotika jenis sabu-sabu dan ganja.

Sementara itu akibat perbuatannya, para tersangka terancam berlapis. Kapolda Lampung menyebut, pasal yang dilanggar di antaranya pasal 111 ayat (2),pasal 112 ayat (3), pasal 114 ayat (2) dan pasal 132 ayat (1) Undang Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Kapolda mengaku akan terus melakukan pengetatan pengamanan di pintu masuk pelabuhan Bakauheni. Hal tesebut dilakukan untuk mencegah barang terlarang dari pulau Sumatra menuju ke pulau Jawa.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!