hut

Ratusan Desa di Mukomuko Ajukan Penyaluran Dana Desa Tahap II

Ilustrasi [CDN]

MUKOMUKO – Sebanyak 148 desa di Mukomuko, telah mengajukan penyaluran dana desa tahap dua, sebesar 40 persen. Tercatat hanya tiga desa yang masih belum mengajukan pencairan.

“Masih ada tiga desa yang belum mengajukan penyaluran dana desa tahap dua. Dari tiga desa ini, dua desa yakni Desa Lubuk Mukti dan Talang Buai siap mengajukan penyaluran dana desa, sehingga masih ada satu lagi yang belum yakni Desa Air Kasai,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Mukomuko, Gianto, Sabtu (6/7/2019).

Pemerintah setempat, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, menargetkan seluruh desa mengajukan penyaluran dana desa tahap pertama pada minggu ketiga Juni 2019. Kemudian untuk pengajuan tahap kedua, dilakikan minggu keempat Juni 2019, atau sesuai peraturan yang berlaku.

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.193/2018 tentang pengelolaan dana desa, penyaluran dana desa tahap satu maupun dua paling lambat dilakukan Juni 2019. Tahap satu pada minggu ketiga, dan tahap dua pada minggu keempat. Berdasarkan aturan tersebut, desa yang belum mengajukan penyaluran dana desa tahap kedua sebesar 40 persen hingga minggu keempat Juni di tahun ini, masuk katagori tidak taat azas.

Sebelumnya, sudah ada petugas yang turun ke Desa Lubuk Mukti dan Desa Talang Buai, untuk memastikan penyebab belum diajukannya penyaluran dana desa oleh kedua desa tersebut. Hingga akhirnya, kendala dapat teratasi dan kedua desa siap mengajukan penyaluran dana desa.

Sementara, untuk Desa Air Kasai, Kecamatan Air Dikit belum diketahui alasan belum mengajukan penyaluran dana desa tahap dua. “Tinggal lagi nawaitu, Dia mau atau tidak untuk mengajukan penyaluran dana desa tahap dua. Sedangkan dana bantuan untuk desa di daerah ini sudah ada di kas daerah,” tambahnya.

Tidak ada prosedur dan mekanisme, yang akan diterapkan terhadap desa yang telat dalam mengajukan penyaluran dana desa tahap pertama hingga kedua di tahun ini. Sebanyak 148 desa di Mukomko di 2019 mendapatkan danad esa sekira Rp124 miliar. Jumlahnya meningkat dari sebelumnya yang hanya Rp106 miliar. (Ant)

Lihat juga...