hut

Relawan BPBD di Bekasi Tiga Bulan Belum Terima Honor

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BEKASI – Karsono salah satu relawan di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi berstatus sebagai Pegawai Harian Lepas (PHL). Ia aktif bertugas monitoring ke seluruh lingkungan mencatat sekaligus menyebar info tentang cuaca atau ancaman bencana alam yang kemungkinan terjadi.

Namun  di balik semangat kerjanya itu, Karsono menyimpan keluhan yang dia pendam. Sejak Mei 2019, dia bersama 35 relawan BPBD lainnya, mengaku belum menerima honor bulanan. Menjadikan dia harus putar otak mencari sampingan.

Karsono, relawan BPBD Kota Bekasi – Foto: Muhammad Amin

“Sudah tiga bulan, kami 35 orang relawan BPBD Kota Bekasi, belum terima honor,” curhat Karsono, Selasa (2/7/2019).

Dikatakan, honor rutin dari BPBD Kota Bekasi setiap bulan yang mereka terima sebesar Rp1,5 juta. Diakuinya belum ada kejelasan pasti kenapa honor tidak turun.

Diakuinya, hal tersebut cukup berdampak terhadap masalah ekonomi rumah tangga yang setiap hari harus dia penuhi bersama sang istri dan tiga orang anaknya.

“Terus terang, selama tiga bulan belum menerima honor, kami harus putar otak mencari pinjaman ke sana-ke mari demi memenuhi kebutuhan hidup kami,” keluhnya.

Karsono mengakui dampak lain akibat tertahannya honor selama tiga bulan meteran listriknya nyaris diputus pihak PLN karena menunggak tagihan. Untuk diketahui Karsono berdomisili di wilayah Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu.

“Saya sempat memohon kepada petugas PLN dan meminta waktu seminggu, dan jika saya belum menerima honor terpaksa harus cari pinjaman lagi, daripada listrik di rumah diputus PLN,” ungkapnya.

Karsono dengan kondisi tersebut mengaku, bersyukur karena istri dan anak-anaknya masih bersabar dan memahami kondisi yang mereka hadapi. Dia  pun membandingkan dengan nasib rekan satu profesi yang juga belum mendapat honor.

Menurutnya, lebih mengenaskan, ada yang sampai digugat cerai oleh istri karena terlilit beban ekonomi tidak berpenghasilan.

Saat ini, Karsono hanya berharap kepekaan dan rasa empati para pimpinan di Kantor BPBD Kota Bekasi termasuk Sekda Kota Bekasi agar segera mencairkan honor para relawan.

“Kami hanya berharap bisa segera menerima honor agar kehidupan rumah tangga kami berjalan normal kembali,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Bekasi, Haryono, dikonfirmasi terpisah hanya mengatakan, saat ini sedang dibuatkan rilis untuk dijawab secara serentak.

Ketika diminta menjawab langsung kenapa sampai tiga bulan honor relawan BPBD belum cair, dia hanya mengatakan sedang sibuk, dan lagi ada acara di Plasa Pemkot Bekasi.

“Tunggu saja nanti dibuatkan rilis oleh Humas Pemkot Bekasi nanti di-share. Biar jawabannya serentak,” tukasnya.

Ditunggu hingga satu jam lebih jawaban tersebut belum di-share baik oleh Humas Pemkot Bekasi atau pun Kepala BPBD Kota Bekasi sendiri.

Lihat juga...