hut

Rengginang Khas Tegal Nanas, Gurih dan Manis

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BEKASI – Rengginang yang ada di sejumlah daerah memiliki kekhasan tersendiri. Begitu pun ukuran dan bahan baku biasanya berbeda. Seperti rengginang khas Tegal Nanas di Desa Jayamukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, memiliki beragam varian rasa.

“Bahan baku rengginang khas Tegal Nanas, Desa Jayamukti, murni ketan putih melalui proses dikukus selama tiga jam,” ujar Warsa (50), warga Tegal Nanas, Desa Jayamukti, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Sabtu (20/7/2019).

Warsa (50) warga Tegal Nanas, Desa Jayamukti, Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi, menjemur rengginang bahan ketan putih untuk pengeringan, Sabtu (20/7/2019). Foto: Muhammad Amin

Dikatakan, rengginang Tegal Nanas adalah khas Sunda. Dengan beberapa varian rasa seperti manis, pedas atau pun asin. Disamping rengginang ada kerupuk opak yang diproduksinya.

Oleh Warsa, rengginang dikemas dalam satu plastik setelah itu digoreng dijadikan sebagai oleh-oleh khas Tegal Nanas tanpa diberi merek apa pun.

Warsa tinggal di jalur Kalimalang, arah menuju Karawang. Dia mengaku sudah memiliki pelanggan tersendiri. Tapi rata-rata mereka yang membeli rengginang khas Tegal Nanas yang mau ke arah Bandung, Karawang, atau Jawa Tengah, tidak melalui jalan tol.

“Saya jual satu ukuran jumbo Rp10 ribu. Tapi biasanya ada yang pesan mentah yang sudah kering untuk dibawa. Kalau mentah biasa dijual Rp7ribu,” ujarnya.

Menurutnya, rengginang yang dijual merupakan penganan tradisional khas Tegal Nanas, Kecamatan Cikarang Pusat. Dulu rengginang ketan putih tersebut merupakan camilan keluarga.

Tapi, imbuhnya, ada juga yang menjadi hidangan saat acara perkawinan atau kumpul lainnya. Karena rengginang menjadi camilan yang mengenyangkan, sebab bahan bakunya dari ketan putih.

“Ada rengginang yang tengahnya dibubuhi gula aren murni. Dan itu harganya agak mahal, bisa mencapai Rp175 ribu satu paket isi 20 rengginang ukuran jumbo,” tukasnya.

Adapun cara pembuatannya, ketan putih sebelumnya direndam hingga tiga jam. Kemudian dikukus selanjutnya dijerang untuk dijemur di bawah sinar matahari. Saat ini masih bagus karena sedang musim panas, cepat keringnya.

Begitu pun untuk varian rengginang gula aren. Seperti menggoreng rengginang yang sudah mengering. Setelah agak kemerahan diangkat lalu beri hiasan adonan gula merah di atasnya.

“Bahan mentah yang belum digoreng jika keringnya maksimal bisa bertahan lama. Tapi kalau sudah digoreng paling bertahan beberapa hari untuk enak dimakan,” paparnya.

 

Lihat juga...