hut

Satu Jamaah Haji dari Banyumas Meninggal Saat Sedang Tawaf

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PURWOKERTO – Jamaah haji asal Banyumas, E. Djatmiko bin Siswomiharjo (76), warga Jalan Rasamala Rt 01/Rw 01, Kelurahan Teluk, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas meninggal saat sedang melakukan tawaf.

Almarhum meninggal pada Minggu pukul 01.10 Waktu Arab Saudi (WAS) dan dari hasil pemeriksaan tim medis, dinyatakan terkena serangan jantung.

Kabar meninggalnya jamaah haji asal Banyumas yang baru saja diberangkatkan dari Banyumas pada Kamis (25/7/2019) ini disampaikan Kasubag Keagamaan Bagian Kesra Setda Banyumas, Ahmad Suhip Junaedi, Minggu (28/7/2019),

Menurutnya, dari Departeman Agama (Depag) Banyumas serta Pemkab Banyumas sudah memberitahukan berita duka tersebut kepada keluarga almarhum.

“Terkait pemakaman almarhum, kita belum mendapat konfirmasi lebih lanjut, apakah akan dimakamkan di Jedah atau Mekah. Kalau dari posisi meninggalnya, almarhum sekarang berada di Mekah dan biasanya jamaah haji yang meninggal di sana pasti akan dimakamkan sekalian,” jelasnya.

Jamaah haji dari Banyumas diterbangkan pada Kamis (25/7/2019) petang dan sampai di Mekah pada Sabtu sekitar pukul 13.17 Waktu Arab Saudi.

Rombongan langsung menuju hotel untuk beristirahat. Setelah cukup beristirahat, kemudian dilakukan rapat koordinasi, bagi jamaah yang sehat pada Sabtu malam itu langsung dipersilahkan melakukan tawaf. Namun, bagi yang merasa kurang sehat, atau yang menggunakan kursi roda, akan dilaksanakan pada hari Minggu.

“Almarhum merasa sehat dan tidak ada keluhan sakit, sehingga memilih untuk melakukan tawaf pada Sabtu malam. Namun, baru melakukan tawaf beberapa putaran, almarhum pingsan. Tim medis langsung turun untuk menolong dan melakukan pemeriksaan, namun yang bersangkutan sudah tidak tertolong lagi,” terangnya.

Berdasarkan pemeriksaan tim medis, almarhum dinyatakan terkena serangan jantung. Dan berdasarkan Certificate of Death (CoD), almarhum meninggal pada hari Minggu pukul 01.10 Waktu Arab Saudi. Almarhum merupakan jamaah haji dari kloter 68 dengan nomor paspor C3238547.

Sebelum keberangkatan, almarhum sudah melakukan serangkaian pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan sehat, sehingga bisa berangkat haji.

Menurut Junaedi, pemeriksaan kesehatan dilakukan menyeluruh, namun terkadang penyakit jantung tidak selalu dapat terdeteksi dari awal.

 

 

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!