hut

Sekehe Teruna Berperan Dalam Kebudayaan Bali

Editor: Mahadeva

DENPASAR – Generasi muda, khususnya Sekehe Teruna (STT) memiliki peranan penting dalam penegakan dan pemajuan kebudayaan di Bali.

Wali Kota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra.-Foto: Sultan Anshori.

“Kesamaan visi dan misi dalam mendukung pembangunan yang berlandaskan kebudayaan sangatlah penting,” Walikota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, dalam seminar Paiketan Yowana Bali, Minggu (7/7/2019).

Seminar tersebut dikatakan Wali Kota, sangat relevan menyikapi isu-isu yang berkembang di masyarakat. Peranan generasi muda dalam pelestarian dan penguatan kebudayaan Bali sangat penting. Hal itu lantaran keberadaan Sekehe Teruna merupakan penerus peradaban Bali.

Rai Mantra menyebut, saat ini diperlukan keseriusan semua pihak untuk menjaga kebudayaan Bali. Budaya Bali harus terus berkembang di era digitalisasi. Budaya merupakan jati diri dan karakteristik Bali.

Dari kegiatan tersebut, Rai Mantra berharap generasi muda Bali, atau Sekehe Teruna, dapat menyatukan visi dan misi untuk mendukung kemajuan peradaban Bali. Budaya Bali yang adi luhung tidak hanya sebatas seni tari dan tabuh. Banyak aspek yang perlu diperhatikan, seperti agama, seni, pendidikan, budaya, sastra, bahasa dan ekonomi.

“Jadi penguatan kebudayaan Bali dapat dilakukan dari berbagai sektor mulai dari agama, pendidikan hingga ekonomi yang harus terus kita kuatkan untuk mendukung kelestarianya,” harap Rai Mantra.

Ketua Paiketan Krama Bali, Anak Agung Putu Agung Suryawan Wiranatha, menjelaskan, Seminar mengangkat tema ‘Bersatu, Bersaudara dan Berkarya’ dengan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, dr. Wayan Mustika dan dr. Ni Kadek Surpi Aryadarma.

“Kami berharap dari pelaksanaan kegiatan ini mampu menyamakan visi misi pemuda Bali, khususnya di Kota Denpasar dalam mendukung pembangunan serta meningkatkan rasa persatuan untuk berkarya demi keajegan Bali,” pungkasnya.

Lihat juga...