hut

Simposium Ikan di Jambi Bahas Pelestarian Ikan Endemik

Kolam ikan, ilustrasi -Dok: CDN

JAMBI – Sebanyak 19 perguruan tinggi di Indonesia, ambil bagian pada pada Simposium Nasional Ikan dan Perikanan Perairan Daratan di Jambi.

“Di Provinsi Jambi terdapat Sungai Batanghari yang merupakan sungai terpanjang di Sumatra, dan di sungai itu terdapat jenis ikan air tawar terbesar hingga ikan air tawar terkecil. Inilah alasan kenapa simposium ini dilaksanakan di Jambi”, kata Ketua Panitia Simposium Nasional Ikan dan Perikanan Air Tawar, Tedjo Sukmono, di Jambi, Rabu (17/7/2019).

Ada 91 peserta dari 19 perguruan tinggi di Indonesia yang mengikuti simposium ikan dan perikanan perairan daratan tersebut, di antaranya peserta dari Papua, Kalimantan, Sulawesi, Jawa hingga Sumatra.

Simposium tersebut juga turut dilakukan secara live via chanel youtube, yang diikuti oleh mahasiswa Prodi Perikanan Univeristas Bogor.

Simposium Nasional ikan dan ikan perairan daratan tersebut mengangkat tema ‘pengelolaan perikanan perairan umum daratan yang berkelanjutan, berkedaulatan, dan berkeadilan, sebagai wahana meningkatkan kesejahteraan masyarakat’.

Dengan mengangkat tema tersebut, diharapkan akan didapat solusi terhadap pelestarian ikan-ikan endemik perairan daratan asli Indonesia, yang saat ini berada di ambang kepunahan.

“Di Provinsi Jambi, saat ini banyak terdapat spesies air tawar, mulai dari air tawar hutan hingga air tawar gambut, dan spesies ikan ini membutuhkan perhatian kita bersama, agar tidak mengalami kepunahan,” kata Tedjo Sukmono.

Selain itu, dengan melestarikan jenis-jenis ikan hias air tawar, diharapkan dapat meningkat perekonomian masyarakat, terutama bagi pecinta ikan hias.

Melalui simposium nasional itu, turut dilakukan pemaparan terhadap sejumlah makalah yang disusun oleh sejumlah akademisi dari peserta yang datang dari 19 perguruan tinggi.

Judul makalah yang akan dipaparkan, di antaranya ancaman pencemaran kromium bagi usaha perikanan dan kesehatan. Kemudian strategi pengembangan perikanan tangkap berbasis komoditas unggulan (studi kasus di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Prigi, Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek).

Simposium nasional ikan dan ikan perairan daratan tersebut dilaksanakan selama dua. Pada hari pertama dilaksankan pemaparan materi dan makalah terkait perikanan di balrom V Hotel Jambi. Selanjutnya di hari kedua pada Kamis (18/7), akan dilaksanakan Restocking Ikan di Danau Teluk Kenali yang bekerjasama dengan BKIPM Jambi. (Ant)

Lihat juga...