hut

Siswi Smater Maumere Lolos Seleksi Belajar di Amerika

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

MAUMERE — Para pelajar SMAK Frateran Maumere (Smater) kembali mengukir prestasi belajar di luar negeri selama setahun. Hampir setiap tahun selalu saja ada siswa-siswi sekolah ini yang mendapat beasiswa belajar ke luar negeri dalam berbagai program belajar.

Petrasia DP Gani. Foto : Ebed de Rosary

“Kami ada 80 orang dari Indonesia yang lolos seleksi program Kennedy-Lugar Youth Exchange and Study (YES) 2019-2020. Dari Indonesia timur ada 30 orang dan 2 orang dari Surabaya,” sebut Petrasia DP Gani, siswi Smater Maumere, Kamis (18/7/2019).

Petra sapaannya mengatakan, kegiatan ini merupakan program pertukaran pelajar, program budaya YES khusus ke Amerika. Para pelajar akan berangkat tanggal 29 Juli ke Jakarta untuk mengikuti orientasi nasional selama seminggu, setelah itu tanggal 5 Agustus 2019 ke Amerika.

“Setelah di Washington DC Columbia ada orientasi lagi selama 3 hari, lalu dijemput orang tua asuh. Saya dapat di kota Pitsburg negara bagian Ohio,” kata Petra.

Siswi kelas XII IPA ini mengatakan, persiapan mental penting sebab disana mereka akan menghadapi sesuatu yang sangat berbeda. Budaya di Amerika sangat berbeda jauh dengan Indonesia.

Selain itu dirinya mempersiapkan pakaian daerah, pakaian adat dan talent show yang akan ditampilkan saat orientasi nasional. Juga akan membawa bendera Indonesia dan souvenir daerah.

Ketua Pengurus Yayasan Mardi Wiyata Pusat Frater M. Polikarpus, BHK, mengatakan, sejak tahun 2013 siswa-siswi Smater Maumere selalu lolos seleksi program YES ke Amerika Serikat.

Frater Poli sapaanya mengaku bangga bisa meloloskan siswa-siswinya untuk belajar ke Amerika maupun negara lainnya. Di Smater Maumere katanya, siswa bisa mengikuti les bahasa Inggris, Jerman, Jepang dan juga Mandarin.

“Kami membuka ruang kepada para siswa di semua sekolah di bawah yayasan Mardi Wiyata agar bisa berprestasi dan mengikuti beasiswa belajar ke luar negeri. Dengan begitu selain meningkatkan bahasa asing mereka, juga bisa mendapatkan ilmu dan pengalaman baru belajar di negeri orang,” terangnya.

Lihat juga...