hut

Soal Penunjukkan Kuasa Hukum Sengketa Lahan Stadion BMW

Editor: Makmun Hidayat

JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, enggan menjelaskan alasan terkait penunjukkan mantan Wamenkumham Denny Indrayana, menjadi kuasa hukum dalam menyelesaikan sengketa lahan Taman BMW untuk Stadion Persija yang berlokasi di Jakarta Utara.

Menurut Anies, teknis penunjukkan itu sudah dibicarakan di Biro Hukum Setda DKI Jakarta.

“Biro Hukum punya banyak lawyer, tanya Biro Hukum karena itu urusan Biro Hukum,” kata Anies usai Groundbreaking Revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (3/7/2019) malam.

Anies juga belum mau mengungkapkan teknis pengambilan kuasa hukum dari luar Pemprov DKI. “Itu teknis sekali,” ujarnya.

Ketika ditanya mengenai pertimbangan memilih pengacara dari luar dibandingkan dari biro hukum, Anies menyebut keputusan tersebut bukan berada di tangannya.

“Biro hukum itu punya banyak lawyer. Tanya Biro Hukum dan itu keputusan biro hukum, itu teknis sekali saya enggak tahu,” kata dia.

Diketahui, Denny Indrayana ditunjuk menjadi kuasa hukum Pemprov DKI dalam perkara sengketa lahan Stadion BMW. Pemprov DKI akan mengajukan banding setelah dalam persidangan lalu, kalah.

Pemprov memang berencana mengajukan banding sengketa lahan Stadion BNW ke PT TUN DKI Jakarta.

Denny Indrayana sebagai kuasa hukum kasus lahan Stadiom BMW ini mengatakan, Kantor Hukum Indrayana Centre for Government, Constitution, and Society alias Integrity besutannya akan mengawal sengketa lahan yang dijanjikan Anies untuk stadion baru Persija Jakarta itu.

“Iya, alhamdulillah kantor hukum kami mendapatkan kepercayaan dari Gubernur Jakarta Anies Baswedan, untuk menjadi kuasa hukum terkait lahan BMW di PTTUN (Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara) Jakarta,” kata Denny saat dihubungi kemarin.

Denny menjelaskan, timnya sedang mempersiapkan berkas banding. Belum disebutkan kapan mereka akan mengajukan berkas tersebut ke untuk diajukan ke PTTUN Jakarta. “Kami sedang finalisasi memori banding atas perkara tersebut,” jelasnya.

Dia menyebutkan, pihaknya ditunjuk sebagai kuasa hukum sejak 26 Juni 2019 dan saat ini tengah proses finalisasi memori banding atas perkara tersebut.

Sebelumnya, lewat sidang perkara No. 282/G/2018/PTUN-JKT PT Buana Permata Hijau dinyatakan menang dalam gugatan melawan Kepala Kantor Pertanahan Kota Administrasi Pemprov DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kuasa Hukum PT Buana Permata Hijau, Damianus menyatakan gugatan kliennya dikabulkan dan sertifikat hak pakai DKI dengan nomor 314 dan 315 itu dibatalkan.

Dalam putusannya, Majelis Hakim membeberkan sejumlah pertimbangan alasan memenangkan PT Buana Permata Hijau. Pertama, surat hak pakai DKI Jakarta dianggap cacat karena dikeluarkan saat melakukan konsinyasi di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Kantor Pertanahan Jakarta Utara juga dianggap tidak cermat karena mengeluarkan surat tersebut.

Kedua, penerbitan dua sertifikat itu dianggap bertentangan dengan Keputusan Presiden nomor 55 tahun 1993 tentang Pengadaan Tanah bagi Pelaksanaan Pembangunan Kepentingan Umum. Sebab, diketahui lahan tempat berdiri Stadion BMW merupakan termasuk prasarana yang tidak terkandung dalam kepentingan umum.

Ketiga, Kantor Pertanahan dianggap tidak boleh mengeluarkan hak pakai lahan lebih dari 2.000 meter persegi untuk lahan pertanian.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com