hut

Tabur Puja Kembangkan Usaha Mikro Masyarakat Pra Sejahtera di Padang

Editor: Mahadeva

PADANG – Sebagian besar penikmat pinjaman modal usaha Tabungan dan Kredit Pundi Sejahtera (Tabur Puja) di Padang adalah, usaha mikro, yang dijalankan oleh masyarakat pra sejahtera.

Ketua KSU Derami Padang Sayu Putu Ratniati/Foto: M. Noli Hendra

Ketua Koperasi Serba Usaha Dewantara Ranah Minang (KSU Derami) Padang, Sumatera Barat, Sayu Putu Ratniati, mengatakan, usaha mikro tersebut seperti penjual gorengan, pedagang sayur keliling, pedagang sarapan pagi di sekolah, penjual pulsa, dan beberapa usaha sejenis lainnya.

Sejauh ini, para penikmat pinjaman modal tersebut, usahanya terus bertahan dan banyak yang berkembang menjadi lebih baik. Usaha mikro adalah, usaha produktif milik orang perorangan dan atau badan usaha perorangan, yang memenuhi kriteria usaha mikro, sebagaimana diatur dalam peraturan yang berlaku.

Setidaknya, hal yang bisa dipahami untuk kriteria mikro adalah, memiliki aset maksimal Rp50 juta, dan kriteria omzet maksimal Rp300 juta. “Target kita adalah keluarga kurang mampu, jadi melihat geliat usaha yang muncul dari masyarakat setelah mendapat pinjaman modal usaha dari Tabur Puja, terbilang bagus. Nah hal ini yang kita harapkan,” tandasnya, Rabu (31/07/2019).

Untuk mengenali usaha mikro, ada beberapa hal yang bisa dipahami. Dilihat dari jenis barang atau komoditas usahanya tidak selalu tetap, dan sewaktu-waktu dapat berganti. Usaha mikro juga bisa dikenali dengan jenis usaha yang belum memiliki administrasi keuangan, meskipun hanya sederhana.

Bahkan di usaha mikro, banyak yang tidak memisahkan keuangan keluarga dengan keuangan usaha. Selanjutnya, untuk sumber daya manusianya (pengusahanya) belum memiliki jiwa wirausaha yang memadai. Serta tingkat pendidikan rata-rata relatif sangat rendah.

Pada umumnya, usaha mikro belum memiliki akses kepada perbankan. Namun, sebagian dari mereka sudah mengakses lembaga keuangan non-bank, seperti halnya Tabur Puja. “Tabur Puja ini lembaga keuangan non-bank. Semenjak Tabur Puja hadir di Padang, banyak berkembang usaha mikro,” ujarnya.

Jenis usaha mikro lain yang juga dikembangkan masyarakat Padang diantaranta, usaha tani pemilik dan penggarap perorangan, peternak, nelayan dan pembudidaya komoditas pertanian atau peternakan.

Kemudian usaha produksi makanan dan minuman, produsen mebel dan pengolahan kayu dan rotan, industri pandai besi. Kemudian usaha perdagangan, usaha peternakan ayam, itik dan perikanan. Usaha jasa seperti perbengkelan, salon kecantikan, ojek dan penjahit (konveksi).

“Dari ribuan usaha rakyat yang ada itu, ternyata secara tidak langsung telah memberi lapangan pekerjaan. Dari yang kita catat, saat ini ada sebanyak tiga ribu lebih masyarakat yang telah menikmati pinjaman modal usaha dari Tabur Puja, dan yang masih tetap melanjutkan pinjamannya mencapai dua ribu lebih,” tuturnya.

Dengan kondisi tersebut, membuktikan peran pinjaman Tabur Puja yang menjangkau masyarakat pra sejahtera, baik sebagai pelaku usaha maupun sebagai owner usaha, berdampak positif pada bergeraknya eknomi masyarakat.

Meskipun nilai yang diperoleh masyarakat penikmat pinjaman modal usaha dari Tabur Puja tidak terlalu besar. Tetapi pendapatan yang diperoleh mampu membantu memenuhi kebutuhan keluarga. Sementara bagi yang telah tumbuh ke usaha menengah ada yang telah mampu memiliki karyawan.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!