hut

Taman Mini Menari, Edukasi Budaya Bangsa

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Ratusan penari belia berlenggok menghiasi area Plaza Tugu Api Pancasila Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (28/7/2019) sore.

Gerak gemulai mereka dengan mengenakan busana tradisional mampu membius pengunjung TMII. Hingga pengunjung yang duduk dan berdiri di area Plaza Tugu Api Pancasila turut berdendang menggerakkan badannya mengikuti irama musik daerah.

“Saya terhibur, seru banget ya ragam tarian daerah ada, salah satunya Tari Wayang Jek Dong. Itu bagus banget, gerak tarinya unik,” kata Trian kepada Cendana News ditemui di sela acara.

Tari Wayang Jek Dong adalah persembahan sanggar Kencana Wungu. Gerak lincah para penari cilik berpadu busana warna kuning dan merah sangat memukau.

Badan mungil mereka sesekali diputar, dengan tangan memegang gambar. Bahkan mereka pun berhadapan dalam gerak tari serasi.

Tari Sirih Kuning persembahan diklat seni Anjungan DKI Jakarta pada Taman Mini Menari di area Plaza Tugu Api Pancasila, Jakarta, Minggu (28/7/2019) sore. Foto: Sri Sugiarti

Tari Sirih Kuning persembahan diklat seni Anjungan DKI Jakarta juga memeriahkan Taman Mini Menari. Begitu juga dengan tari Ya Salam dari sanggar Damar Studi Depok.

Berlanjut tari Cemeti persembahan sanggar Bintang Pelangi. Gerak meliluk tari Oray Welang dari sanggar Kirana Tangerang juga mampu membius pengunjung TMII.

Tari Kebyar Yogyakarta dari sanggar Sekar Putri dan Tari Ujung Tiban yang dibawakan sanggar FKG TMII, juga sangat memukau.

Kemeriahan semakin bergelora dengan tari Maumere persembahan paguyuban Boneka Seni TMII.

Gerakan lincah  boneka seni itu diikuti oleh para penari, manajemen budaya dan pengunjung yang turut memeriahkan Taman Mini Menari.

Manajer Program Budaya TMII, Ertis Manikan Yulia mengatakan, Taman Mini Menari sejatinya digelar sebulan sekali sebagai bentuk eksistensi para peserta diklat seni di berbagai anjungan daerah dan sanggar luar TMII.

Manajer Program Budaya TMII, Ertis Manikan Yulia menjelaskan soal program edukasi budaya melalui seni tari, Minggu (28/7/2019). Foto: Sri Sugiarti

Taman Mini menari ini merupakan program budaya TMII yang sudah berjalan sejak tahun 2017. Kegiatan ini lebih pada berkumpulnya seluruh siswa potensial diklat yang ada di TMII dan sanggar lain. Mereka menampilkan tarian yang mereka pelajari selama ini.

“TMII memberikan kesempatan kepada sanggar-sanggar atau sekolah yang ingin menunjukkan potensi seni, tapi dalam koridor untuk lebih interaktif dengan pengunjung TMII, bukan secara langsung di panggung pentas begitu saja. Jadi Taman Mini Menari ini tampil lebih dekat kepada penonton atau pengunjung,” ujar Ertis kepada Cendana News ditemui usai acara.

Dengan gerak seni ini menurutnya, mereka bisa saling mengenal dan belajar hingga akhirnya mencintai ragam budaya daerah.

Karena arah Taman Mini Menari ini lebih pada edukasi budaya. Yang diedukasi bukan hanya anak-anak tapi juga orang tuanya. Yang tadinya belum tahu jadi paham dan tertarik.

“Diharapkan Taman Mini Menari ini jadi ikon yang menarik karena arahnya jelas lebih pada edukasi budaya bangsa,” ujar Ertis.

Dengan menjadi ikon TMII, tentunya acara ini menjadi agenda yang sangat ditunggu baik itu oleh para penari sanggar, orang tua dan pengunjung.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com