hut

Tiga Desa di Kebumen Alami Kekeringan Parah

Editor: Mahadeva

KEBUMEN – Kekeringan dan krisis air bersih di Kebumen terus meluas. Hal itu mendorong jajaran Polres Kebumen turun tangan membantu memasok kebutuhan air bersih warga.

Tiga desa yang mengalami kondisi terparah kekurangan air bersih di Kebumen adalah, Desa Kalirejo, Kecamatan Kebumen, Desa Gunungsari, Kecamatan Karanggayam dan Desa Kebakalan, Kecamatan Karanggayam.

Kapolres Kebumen, AKBP Robertho Pardede. (FOTO : Hermiana E.Effendi)

Kondisi kekeringan di tiga desa tersebut cukup parah. Bahkan warga dua desa di Kecamatan Karanggayam harus mengambil air dari bukit yang cukup jauh dari desa mereka. “Kita turut prihatin dengan kondisi masyarakat yang kekurangan air bersih, karena itu kita ikut turun untuk membantu langsung kesetersediaan air bersih bagi mereka,” kata Kapolres Kebumen, AKBP Robertho Pardede, Kamis (25/7/2019).

Dalam droping air yang berlangsung Kamis (25/7/2019) sejak pagi hingga sore, Polres Kebumen dan BPBD menyediakan 10 tangki air bersih. Warga terlihat berbondong-bondong memadati lokasi droping air dengan membawa berbagai tempat penampungan air.

Lebih lanjut AKBP Robertho menjelaskan, dari informasi Kasat Samapta, tiga desa tersebut kondisi kekeringannya paling parah di wilayah Kebumen. Sungai yang melalui desa sudah mengering dan sumber mata air yang sering digunakan warga untuk mengambil air bersih, juga sudah kering. Sementara sawah dan ladang, hanya terdapat bongkahan tanah kering.

Salah satu warga Desa Kalirejo, Pradikas, yang ikut mengantri droping air bersih mengatakan, Dia dan warga desa lainnya sudah tiga bulan ini kesulitan air bersih. Untuk keperluan air minum dan memasak, Dia harus mengambil air dari atas bukit yang lokasinya cukup jauh. Itupun hanya sedikit air yang mampu dibawa, sebab lokasinya jauh dan jalan akses menanjak.

“Dalam satu hari, hanya bisa mengambil dua kali ke atas bukit, karena jaraknya jauh. Air tersebut digunakan untuk kebutuhan air minum dan memasak. Sedangkan kalau untuk mencuci pakaian, biasanya dibawa ke tempat saudara di Kecamatan Sruweng, yang masih cukup air, jadi kita mencuci di sana,” tuturnya.

Pradikas dan warga desa lainnya, mengaku sangat senang dengan droping air yang cukup banyak dari Polres Kebumen. Ia berharap bantuan air bersih rutin diberikan, karena kondisi mata air di desa tersebut sudah mengering semua.

Lihat juga...