hut

Tumbuhkan Sineas Muda, Dinas Kebudayaan Bantul Gelar Festival Film

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BANTUL – Sebagai upaya meningkatkan gairah perfilman di Bantul, Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul, menggelar sejumlah agenda dalam acara Bantul Film Festival tahun 2019 ini.

Setelah sukses menyelenggarakan kegiatan Workshop Film Budaya pada bulan April lalu, kali ini Dinas Kebudayaan Bantul akan kembali menggelar Lomba Film Fiksi Budaya Bantul 2019 bertema, ‘Menggali dan mengembangkan budaya lokal’, pada Juli 2019 ini.

Kasie Film Dinas Kebudayaan Bantul, Alibiyono, mengatakan Lomba Film Fiksi Budaya Bantul 2019 digelar sebagai tindak lanjut kegiatan Pembinaan Lembaga Pegiat Seni, yang telah diikuti para pemuda Bantul berusia 17-22 tahun.

Terselenggara atas kerjasama dengan Paguyuban Sineas Bantul (PSB), Lomba Film Fiksi Budaya Bantul 2019 ini akan memperebutkan sejumlah trophy, piagam serta uang pembinaan total senilai Rp 45 juta.

“Lomba Film Fiksi Budaya Bantul 2019 ini bertujuan meningkatkan gairah perfilman di Bantul, khususnya dalam rangka regenerasi sineas dari kalangan muda Bantul,” ungkap Alibiyono, Senin.

Lebih lanjut, Alibiono mengatakan, persyaratan peserta sendiri adalah seluruh pemuda Bantul dengan usia 17-22 tahun, baik masyarakat umum, mahasiswa, pelajar SMA/Sederajat dengan bukti sebagai warga Bantul. Peserta wajib mengisi formulir pendaftaran dan dapat mengikutsertakan lebih dari 1 karya dengan kelompok yang sama atau berbeda.

“Ketentuan lomba Film fiksi pendek berdurasi antara 7-15 menit. Tema film adalah ‘Menggali dan mengembangkan Budaya Lokal’. Film harus merupakan hasil produksi sendiri /original dan bukan hasil karya orang lain. Panitia berhak mempublikasikan film untuk kepentingan Dinas Kebudayaan Bantul, dengan hak cipta sepenuhnya menjadi milik peserta,” katanya.

Penerimaan film dan kelengkapannya sendiri, dikatakan harus diserahkan panitia paling lambat tanggal 19 Agustus 2019. Bisa diantarkan langsung ke Kantor Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul Jl. Lingkar Timur Manding , Trirenggo Bantul. Sementara pengumuman pemenang akan dilakukan pada tanggal 6 September 2019.

“Aspek penilaian didasarkan pada sejumlah hal seperti kesesuaian isi dengan tema, Kreativitas dan Orisinalitas Cerita, Keindahan/Estetika, hingga Administrasi dan Kerjasama Tim. Nantinya akan diambil 6 karya terbaik serta 1 sutradara terbaik. Pengumuman Acara Final akan dilaksanakan pada 1 September 2019 dan Awarding night tanggal 6 September 2019,” pungkasnya.

Lihat juga...