hut

Tur Motor Besar, Kampanyekan Berkendara dengan Tertib

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PURWOKERTO – Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI) Semarang getol melakukan kampanye safety riding bersama Polres-polres di wilayah Jawa Tengah. Dalam setiap touring, rombongan IMBI diimbau selalu mematuhi peraturan lalu lintas, bahkan mereka selalu berhenti saat melalui lampu merah di traffict light.

Ketua IMBI Semarang, Bambang Eko Suratmoko, mengatakan, mematuhi rambu lalu lintas sudah menjadi keharusan, karena IMBI mempunyai komitmen dalam setiap kehadirannya selalu membawa manfaat dan tidak menyusahkan masyarakat.

Ketua IMBI Semarang, Bambang Eko Suratmoko. Foto: Hermiana E. Effendi

Seluruh anggota IMBI harus menjadi simbol pengendara yang patuh dan aman berlalu-lintas. Mulai dari penggunaan helm pengaman, jaket, sepatu hingga perlengkapan safety riding lainnya.

“Masyarakat sekarang sudah sangat cerdas dan kritis, sehingga sudah tidak zamannya lagi untuk berkendara dengan melanggar rambu lalu lintas. Kita selalu berhenti di lampu merah dan berkendara dengan tertib,” kata Bambang Eko yang biasa disapa Koko, saat berada di Purwokerto, Minggu (21/7/2019) bersama rombongan IMBI Semarang sebanyak 50 personel.

Pada beberapa touring, IMBI Semarang juga kerap mampir berkunjung ke polres yang dilaluinya untuk bersilaturahmi serta menyampaikan komitmennya membantu sosialisasi safety riding.

Selain itu, komunitas ini juga mempunyai agenda rutin bhakti sosial, mulai dari menyantuni anak yatim piatu, membantu korban bencana alam, donor darah dan lain-lain. “Antara hobi dengan kegiatan kemanusiaan harus seimbang,” tuturnya.

Terkait kegiatan touring, Koko bercerita, akhir tahun 2018 kemarin, IMBI baru saja touring keliling Pulau Sumatera selama 9 hari.

Mulai dari Padang, Aceh dan Medan dengan menempuh perjalanan sejauh 2.300 kilometer. Kehadiran rombongan IMBI ternyata membawa kegembiraan bagi masyarakat Sumatera, sepanjang jalan masyarakat menyaksikan rombongan yang melintas sambil bertepuk tangan dan melambaikan tangan.

“Di luar Jawa masih sepi, sehingga kehadiran kami menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat Sumatera kemarin. Tentu hal tersebut menjadi suatu kehormatan bagi kami,” kata pengendara Honda Goldwing 1800 cc ini.

Saat ini IMBI juga tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti touring dengan menaklukkan puncak tertinggi yang bisa dilalui motor di Himalaya. Jalur yang akan dilalui ketinggiannya mencapai 6.000 km, sehingga kondisi oksigen cukup tipis, karena itu diperlukan stamina yang prima.

Touring terjauh saya di Malaysia, kalau untuk ke Himalaya bulan Agustus mendatang, kemungkinan saya belum ikut, karena persiapan fisik harus benar-benar fit,” kata ketua IMBI yang asli Banyumas ini.

Sementara itu, Wakil Ketua IMBI Semarang, Setyo Adi Aryo mengatakan, selama berada di Banyumas, rombongan IMBI Semarang mengunjungi warung tradisional yang menyajikan aneka makanan khas Banyumas di kawasan Baturaden.

Ia mengaku sudah beberapa kali berkunjung di Banyumas dan selalu ingin kembali.

“Banyumas ini sangat strategis berada di tengah dan sangat strategis dijadikan tempat berkumpul untuk event-event seperti ini. Jalanan juga relatif bagus dan yang paling dikenal adalah kawasan wisata Baturaden,” tuturnya.

 

 

Lihat juga...