Ulat Daun Serang Lahan Padi di Lamsel

Editor: Mahadeva

LAMPUNG – Bersamaan dengan masa tanam ketiga yang bersamaan dengan musim gadu, lahan petani padi di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) diserang hama ulat perusak daun (plutella xylostella).

Sobirin, salah satu petani Desa Gandri, Kecamatan Penengahan menyebut, serangan hama ulat daun membuat daun padi menjadi meranggas. Penanganan hama tersebut dilakukan dengan penyemprotan obat kimia.

Hama muncul saat padi mulai memasuki usia satu bulan. Daun yang diserang ulat menjadi terlipat dan tanaman mengalami hambatan pertumbuhan. Selain proses penyemprotan dengan obat kimia jenis Katana 200 sc, penanganan juga dilakukan secara manual dengan memunguti ulat daun untuk dimusnahkan.

Bambang,salah satu petani menggunakan obat kimia untuk memusnahkan hama ulat daun – Foto Henk Widi

Penyemprotan dengan obat kimia dilakukan untuk mengantisipasi ulat menyebar ke lahan lain. Penyemprotan dilakukan pagi dan sore hari. “Saat pagi hari, ulat mulai keluar dari lipatan daun sehingga proses penyemprotan bisa dilakukan secara maksimal,” terang Sobirin kepada Cendana News, Senin (1/7/2019).

Penyemprotan selain dengan bahan kimia, juga dilakukan dengan bahan organik, berupa fermentasi daun mindi dan daun sirsak. Dengan penanganan yang cepat, membantu mengurasi risiko kerugian.

Bambang, petani di Desa Bangunrejo menyebut, hama ulat daun membuat daun tanaman padi habis. Karena masih diawal masa tanam, tanaman yang terdampak ulat masih bisa diganti dengan proses penyulaman.

Selain memanfaatkan benih tanaman baru, juga tetap dilakukan penyemprotan obat kimia untuk meminimalisir kerusakan. “Hama ulat daun membuat tanaman padi tersisa batang muda, sebagai langkah pemulihan saya juga gunakan zat perangsang pertumbuhan atau pupuk daun,” tandas Bambang.

Selain dengan pemberian perangsang pertumbuhan. Sumber air yang lancar saat musim gadu, mempercepat juga memperceoat pemulihan tanaman yang diserang ulat daun. Serangan hama ulat daun muncul saat masa awal tanam gadu. Saat kemarau, kupu-kupu memilih hinggap di tanaman padi. Selain menyerang padi, ulat daun juga menyerang tanaman jagung.

Lihat juga...