hut

Wali Kota Malang Ajak Seluruh Pihak Perangi Narkoba

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

MALANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) kota Malang memusnahkan ribuan Barang bukti (BB) yang telah mendapatkan ketetapan hukum. Diantaranya narkoba jenis ganja, sabu, obat keras dan berbahaya, serta barang-barang yang melanggar cukai maupun CD bajakan.

Walikota Malang, Sutiaji, mengaku prihatin dengan masih banyaknya kasus kejahatan yang terjadi di wilayahnya, terutama tindak kejahatan narkoba yang hingga saat ini masih merajalela.

Walikota Malang, Sutiaji dan Kepala Kejaksaan Negeri kota Malang, Amran Lakoni, menyaksikan barang bukti yang akan dimusnahkan – Foto: Agus Nurchaliq

“Sangat memprihatinkan, di kota Malang masih banyak kasus kejahatan yang terjadi. Khususnya kasus narkoba. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya Barang Bukti (BB) sabu dan ganja yang dimusnahkan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) kota Malang,” ujarnya usai menghadiri acara pemusnahan barang bukti tindak kejahatan di kantor Kejaksaan Negeri kota Malang, Selasa (9/7/2019).

Menurutnya, saat ini narkoba sudah masuk dalam seluruh aspek kehidupan. Saat ini bukan hanya di kalangan mahasiswa saja, bahkan kemarin ada laporan bahwa narkoba sudah masuk ke pesantren.

“Semua pihak terkait termasuk masyarakat harus ikut memerangi secara besar-besaran berbagai tindak kejahatan terutama tindak kejahatan narkoba. Harus kita urai lagi karena sepertinya ada bandar besar yang berada di kota Malang,” sebutnya.

Disampaikan Sutiaji, BB yang saat ini telah dimusnahkan oleh pihak Kejari tersebut merupakan hasil dari kerja bersama antar pihak terkait. Mulai dari masyarakat yang kerap memberikan informasi, pihak kepolisian yang memberikan penindakan dengan melakukan penangkapan, kemudian diadili oleh pengadilan dan dituntut oleh kejaksaan.

“Hukuman harus diberikan secara maksimal dengan harapan ada efek jera pada pelaku tindak kejahatan. Atas nama pemerintah kota Malang mengucapkan terima kasih kepada aparat baik dari TNI-POLRI dan Kejaksaan yang telah melaksanakan tugas dengan baik,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Kejari kota Malang, Amran Lakoni, menyebutkan bahwa BB yang dimusnahkan kali ini merupakan hasil penanganan perkara mulai bulan November 2018 sampai dengan Maret 2019 yang telah mendapatkan ketetapan hukum.

“BB yang dimusnahkan diantaranya ganja seberat 17,22 kg dari 80 perkara. Kemudian sabu seberat 831,12 gram dari penanganan 134 perkara. Pil dan obat-obatan sebanyak 42.915 ribu butir dari 17 perkara,” ungkapnya.

Kemudian ada juga CD bajakan kurang lebih 636 keping dari dua perkara dan cukai sebanyak 24.413 barang kena cukai. Misalnya dilekati pita cukai palsu jenis sigaret kretek, serta alat komunikasi handphone sebagai sarana transaksi kejahatan.

Lihat juga...