hut

187 Sapi dan 142 Kambing Dikurbankan di Sikka

Editor: Koko Triarko

MAUMERE – Para peringatan Iduadha 1440 Hijriah, kabupaten Sikka menyembelih sebanyak 187 ekor sapi dan 142 ekor kambing, yang tersebar di berbagai desa, termasuk di kepulauan.

“Tahun ini, jumlah hewan kurban ada 187 sapi, dan 142 kambing. Jumlah ini tersebar di  44 masjid di kabupaten Sikka, termasuk masjid di wilayah kepulauan,” kata Drs. Lukman, M.Si., ketua Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) kabupaten Sikka, Minggu (11/8/2019).

Menurut Lukman, hewan kurban seperti sapi dan kambing, juga berasal dari Bupati Sikka dan Gubernur NTT, masing-masing satu ekor sapi. Juga ada dari perusahaan BUMN seperti Pertamina, Pelindo Maumere, KSOP Laurens Say Maumere, Pelni serta Bea Cukai.

“Tahun ini banyak kantor pemerintah dan swasta yang menyumbangkan hewan kurban. Selain itu, banyak juga masyarakat yang mampu yang menyumbangkan sapi untuk kurban,” terangnya.

Usman Efendi, Panitia Idul Adha masjid Al Hidayah Kampung Buton, kelurahan Kota Uneng, Maumere, kabupaten Sikka, NTT, saat ditemui, Minggu (11/8/2019) -Foto: Ebed de Rosary

Lukman bersyukur, perayaan Iduladha di 44 masjid di kabupaten Sikka sejak takbiran hingga salat Ied berjalan lancar dan aman. Umat beragama nonmusim pun terlibat membantu menjaga keamanan dan ketertiban.

Usman Efendi, panitia Iduladha Masjid Al Hidayah, Kampung Buton, Kelurahan Kota Uneng, Maumere, Kabupaten Sikka, mengatakan, sebagai umat Islam yang mampu diminta untuk mengurbankan hartanya, termasuk hewan kurban. Hari ini, Iduladha, pihaknya membagi hewan kurban kepada fakir miskin, kaum dhuafa dan orang yang lemah.

“Untuk masjid kami, hewan kurban sapi sebanyak 7 ekor dan kambing 10 ekor. Daging kurban akan dibagikan kepada 200 orang yang telah dibagikan kupon untuk mendapatkan hewan kurban,” ungkapnya.

Hewan kurban seperti sapi, kata Usman, berasal dari PT.Pelindo, Meratus dan juga dari masyarakat. Kambing pun berasal dari masyarakat sekitar wilayah Kampung Buton.

Pemotongan hewan kurban di masjid Al Hidayah Kota Uneng berlangsung sejak jam 9 pagi hingga 14.00 WITA. Masyarakat yang telah mendapatkan kupon diminta untuk mengantre sesuai dengan nomor urutnya.

Setiap orang yang mendapatkan kupon, duduk di kursi yang disediakan di halaman masjid dan dipanggil sesuai dengan nomor urutnya untuk mendapatkan jatah daging kurban. Pembagian daging kurban pun selesai sekitar pukul 16.00 WITA.

Lihat juga...