hut

23 Pelajar Sumbar Dalami Pengetahuan Budaya Kalimantan Selatan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PADANG – Sebanyak 23 orang pelajar dari jenjang pendidikan menengah dan kejuruan se-Sumatera Barat mengikuti program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) Tahun 2019. 23 orang pelajar itu diberangkatkan menuju Provinsi Kalimantan Selatan.

Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah, mengatakan, dengan adanya pertukaran pelajar itu dapat dipahami sebagai ajang bertukar informasi tentang kebudayaan daerah masing-masing. Sehingga nanti sekembali mereka ke Sumatera Barat, ilmu yang telah diterima dapat diimplementasikan kepada masyarakat banyak.

Selama di Kalimantan Selatan, Mahyeldi berpesan, agar selalu menunjukan jati diri sebagai putra putri Minangkabau, yaitu berbudi santun, bertutur kata yang baik, serta mampu menunjukan kecerdasan dan keilmuan yang telah dipelajari.

“Putra putri Minangkabau terkenal akan budi bahasa yang elok dan selalu memperlihatkan kecerdasan spiritual, emosional dan intelektual,” katanya, Kamis (15/8/2019).

Menurutnya, pemuda hari ini adalah pemimpin di masa depan. Untuk itu Pemko Padang menilai perlu memberikan pelatihan dan pengajaran kepada para pelajar, supaya ketika menjadi pemimpin nantinya mereka sudah memiliki bekal.

Program Siswa Mengenal Nusantara ini, merupakan inisiasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Sumatera Barat yang terdiri dari PT. Kereta Api Indonesia Persero, PT. Pengelola Aset (Persero) dan PT. Semen Padang.

Sementara itu, Kabid Monitoring dan Evaluasi TJSL Kementrian BUMN, Sandra Firmania, mengatakan, program SMN merupakan rangkaian acara dari BUMN Hadir Untuk Negeri (BHUN) yang sudah dilaksanakan sebanyak lima kali.

“Program ini kita laksanakan setiap tahun. Alhamdulillah ini sudah tahun kelima dan mendapat respon positif dari kabupaten/kota serta provinsi di Indonesia,” ungkapnya.

Selain itu, Vice Presiden Divre II Sumatera Barat, PT. KAI Persero, Fredi Firmansyah, menjelaskan, pelajar yang mengikuti Siswa Mengenal Nusantara ini telah melalui seleksi yang ketat dari pihak BUMN Sumatera Barat.

Lebih lanjut, Fredi menjelaskan, melalui seleksi tersebut telah dapat dikirim sebanyak 23 pelajar terdiri dari 20 pelajar reguler dan 3 pelajar berkebutuhan khusus.

“Kita juga mengirim 6 orang pendamping, terdiri dari guru berprestasi tingkat nasional dan guru pendamping untuk anak berkebutuhan khusus. Insyaallah mereka semua akan berada di sana sampai 24 Agustus 2019,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) ditujukan untuk menanamkan rasa bangga dan cinta tanah air sejak dini kepada siswa SMA/SMK/SLB.

Keragaman kekayaan Nusantara dan potensi daerah diperkenalkan melalui interaksi langsung siswa dengan komponen pemerintahan dan masyarakat di provinsi yang dikunjungi.

Peserta kegiatan adalah Pelajar SMA/SMK/SLB kelas XI sejumlah kabupaten dan kota yang ada di provinsi tersebut (1 orang dari setiap Kabupaten/Kota).

Untuk provinsi yang mempunyai kurang dari 18 Kabupaten/Kota, jumlah peserta minimal 20 siswa yang mewakili seluruh Kabupaten/Kota. Dari seluruh peserta yang dikirimkan, ditambah 3 orang yang merupakan siswa penyandang disabilitas dan bersekolah di SLB.

“Jadi siswa dari seluruh provinsi akan dikirimkan ke daerah lain selama satu minggu, yakni pada minggu ketiga atau keempat bulan Agustus tahun 2019, agar saling mengenal keanekaragaman budaya maupun kekayaan alam provinsi lain, melalui sistem seleksi berdasarkan kriteria (persyaratan) yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Selain adanya pelajar, mereka akan didampingi dari Dinas Pendidikan Provinsi yang ditunjuk (1 orang), Guru Teladan Tingkat Provinsi (2 orang) dan perwakilan BUMN PIC.

Lihat juga...