29 Ekor Sapi Kurban ini Disebar ke Lima Provinsi

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PADANG – Melaksanakan ibadah kurban 1440 hijriyah, PT. Semen Padang (Semen Indonesia Group) mengirimkan 29 ekor sapi kurban untuk 5 provinsi di Indonesia, seperti Riau, Lampung, Bengkulu, Aceh, dan tuan rumah Sumatera Barat.

Direktur Utama PT. Semen Padang, Yosviandri, mengatakan, 29 ekor sapi itu memiliki berat badan rata-rata 80 kilogram, dan total 29 ekor sapi itu berasal dari anak perusahaan serta koperasi di Semen Padang Group. Secara jumlah hewan kurban tahun 2019 ini, meningkat 4-5 ekor hewan kurban jika dibandingkan tahun 2018 lalu sebanyak 25 ekor hewan kurban.

Ia menyebutkan, penyebaran 29 ekor sapi dan ditambah oleh 8 ekor kambing itu, untuk luar dari Provinsi Sumatera Barat yakni Riau di Dumai, Lampung, Jambi, Bengkulu, dan Aceh, mendapat masing-masing daerah satu ekor sapi. Disebarkannya di daerah tersebut, karena di sana terdapat daerah perwakilan produksi Semen Padang.

“Luar dari daerah Sumatera Barat itu masing-masing dikirim satu ekor sapi. Sisanya untuk masyarakat di Sumatera Barat, khususnya masyarakat yang ada di sekitar kawasan perusahaan,” katanya, Kamis (8/8/2019).

Seperti untuk daerah Kecamatan Lubuk Kilangan, jumlah sapi kurban yang diberikan berjumlah 12 ekor, Kecamatan Paih 7 ekor, dan Kecamatan Lubuk Begalung 3 ekor sapi. Sisanya lagi juga ada untuk 1 ekor bagi masyarakat di Kecamatan Padang Selatan, serta 2 ekor diserahkan melalui Lantanmal II dan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Yosviandri menjelaskan adanya kurban yang dilakukan pada setiap Idul Adha itu, merupakan program tahunan dari CSR perusahaan.

Setiap tahunnya CSR menganggarkan dana untuk membeli sapi kurban. Tercapainya jumlah sebanyak 29 ekor, tidaklah seluruhnya dari CSR, tapi juga ada beberapa ekor hewan kurban dari anak perusahaan seperti PT Pasoka Sumber Karya dan Koperasi Karyawan Semen Padang (KKSP). Nilai dari hewan yang diserahkan kali ini mencapai Rp500 juta.

“Jadi memang bantuan sapi kurban ini merupakan salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar. Ikut berpartisipasi dalam penyediaan sapi kurban yang rutin dilakukan tiap tahun. Sapi pun diserahkan langsung ke pengurus masjid/musala atau kantor penerima yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Biro CSR PT Semen Padang, Muhammad Ikrar, mengatakan, dalam penentuan mesjid/musala atau kantor penerima sapi berdasarkan koordinasi Unit CSR dengan pihak kelurahan, KAN (Kerapatan Adat Nagari) , dan LPM. Sedangkan untuk wilayah perwakilan koordinasi langsung dengan masing-masing perwakilan.

“Sedangkan untuk pengadaan sapi kurban khusus wilayah kota Padang, kita lakukan dengan langsung membeli ke Mitra Binaan CSR perusahaan dan ke mitra usaha lain yang bergerak di sektor usaha peternakan dan penggemukan sapi yang berada di sekitar perusahaan. Sebelumnya diawali dengan survei dan membandingkan antara beberapa pemasok, berat daging sapi terpilih minimal 80 kilogram,” paparnya.

Menurutnya, pendistribusian bantuan ini selanjutnya dilakukan oleh masing-masing masjid/musala dan kantor sesuai jadwal yang telah ditetapkan pada tempat tersebut, begitu juga di wilayah pemasaran.

“Kita berharap dengan adanya hewan kurban yang diberikan itu, memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, dan juga kepada perusahaan Semen Padang,” harapnya.

Camat Luki Yalmasri, mengatakan, kepedulian perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Semen Padang terbilang cukup banyak terhadap masyarakat. Tidak hanya di momen seperti Idul Adha, tapi di banyak momen lainnya, Semen Padang juga banyak peduli terhadap masyarakat sekitar.

“Saya tentu mengimbau kepada masyarakat, untuk sama-sama menjaga dan mendukung Semen Padang, agar terus tumbuh dengan baik dari masa ke masa. Karena jika perusahaan ini bagus, maka masyarakatnya juga akan merasakan dampaknya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua KAN Lubuk Kilangan, Basli Dt Rajo Usali, menjelaskan, 12 ekor sapi yang diserahkan Semen Padang terhadap masyarakat di Lubuk Kilangan, bakal disebarkan ke berbagai masjid/musala yang ada di daerah tersebut.

Namun, bagi masjid/musaala yang telah pernah mendapatkan sapi kurban dari Semen Padang, tidak diprioritaskan lagi.

“12 ekor sapi itu kita serahkan ke masjid/musala yang telah didata. Artinya KAN hanya jadi perantara antara Semen Padang kepada masyarakat,” jelasnya.

Lihat juga...