hut

Anggaran Belanja Seragam Dewan Baru Bekasi Capai Rp394,36 Juta

Editor: Makmun Hidayat

M. Ridwan Kepala Sekretariat DPRD Kota Bekasi, memberi keterangan usai rapat Pleno penetapan anggota DPRD Kota Bekasi terpilih dalam pemilu 2019 oleh KPU Kota Bekasi, Rabu (14/8/2019) malam. -Foto: M. Amin

BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat mengalokasikan dana anggaran mencapai Rp394,36 juta untuk alokasi belanja pakaian dinas 50 anggota DPRD Kota Bekasi baru yang terpilih pada Pemilu 2019.

Saat ini tender untuk pakaian dinas sudah ada pemenangnya, setelah pengambilan sumpah jabatan maka anggota dewan baru akan langsung dilakukan pengukuran.

“Anggaran tersebut digunakan untuk membeli lima pakaian dinas dewan baru termasuk dasi kopyah dan Pin,”ujar Kepala Sekretariat DPRD Kota Bekasi, M Ridwan, usai menghadiri pleno terbuka penetapan DPRD Kota Bekasi hasil Pemilu 2019, Rabu (14/8/2019) malam.

Namun dia tidak merinci nilai satuan anggaran untuk pakaian dinas anggota dewan baru mengarahkan untuk lebih rinci bisa di lihat melalui lelang terbuka di LKPP.

Dikatakan awalnya pagu pakaian dinas yntuk 50 anggota DPRD Kota Bekasi mencapai Rp 544,15 juta. Sedangjan Sekretariat Dewan menetapkan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp 424,63 juta. “Setelah tender, nominalnya turun lagi sesuai dengan harga penawaran,” jelas Ridwan

Menurutnya, saat ini sudah ada pemenangnya. Setelah anggota dewan baru disambil sumpah jabatan secara resmi maka akan di datangi satu persatu untuk dilakukan pengukuran oleh pihak pemenang tender.

Lehih lanjut dia menegaskan bahwa untuk kendaraan dinas seperti Ketua dan wakil Ketua DPRD Kota Bekasi sementara tetap menggunakan kendaraan yang digunakan ketua dewan sebelumnya. Nanti setelah 2020 rencananya akan diganti dengan kendaraan baru.

“Kendaraan dinas baru yang akan dibeli 2020 untuk Ketua kapasitasnya 2500 CC, sedangkan untuk jatah wakil ketua Dewan 2200 CC. Itu yang ngatur merk bukan dewan melankan badan aset daerah,”tukasnya.

Sedangkan aset milik daerah seperti kendaraan dinas yang diguna anghota Dewan Sebelumnya baru empat yang dikembalikan. Untuk lainnya mungkin nanti setelah ada pengambilan sumpah jabatan anggora DPRD periode 2019-2024.

Dalam kesempatan itu dia juga menyebut bahwa masa tugas anggota DPRD Kota Bekasi periode 2014-2019 sudah berakhir Minggu (11/8/2019) lalu. Tapi sesuai aturan tidak ada istilah kekosongan di DPRD Kota Bekasi, yang ada adalah demisioner.

“Artinya, selama masa demisioner tidak ada pengambilan keuangan atau keputusan apapun. Demisioner karena ketentuannya bahwa anggota DPRD habis masa tugasnya setelah ada pengambilan sumpah jabatan untuk periode selanjutnya,”papar Ridwan.

Sehingga imbuhya jika dalam waktu dekat belum ada pengambilan sumpah jabatan anggota dewan terhormat yang baru ditetapkan dalam Pleno malam ini. Maka saat HUT RI ke-74, anggota dewan sebelumnya tetap akan diundang.

Lihat juga...