hut

Anies Tegaskan Pulau Maju Bukan Milik Swasta

Editor: Koko Triarko

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan, HUT ke-74 kemerdekaan RI pada 17 Agustus mendatang akan diselenggarakan di Pulau Maju atau Pulau D Reklamasi, karena ingin menunjukkan, pulau tersebut milik negara.

“Untuk menyimbolkan (reklamasi) kepemilikannya adalah milik negara, bukan pribadi, maka kita adakan upacara di sana sebagai simbol Tanah Air kita,” ungkap Anies, di gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (14/8/2019).

Siapa pun masyarakat bisa masuk ke tanah reklamasi tanpa harus ada penjagaan ketat.

“Kita selenggarakan peringatan Tanah Air kita ini di hasil tanah yang dulunya dikuasai dan tertutup oleh swasta, sebagai pesan tak ada wilayah eksklusif tertutup,” ujarnya.

Menurutnya, selama ini pulau reklamasi cenderung tertutup bagi masyarakat. Bahkan, kata Anies, kawasan itu cenderung dikuasai oleh pihak swasta. Karena itu, Anies berinisiatif melaksanakan upacara di pulau reklamasi, tepatnya di kawasan Pantai Maju, Jakarta Utara.

“Dahulu lahan hasil reklamasi adalah wilayah tertutup, bahkan media masuk ke sana tak bisa, dijaga ketat, seakan-akan milik pribadi dan milik swasta. Kemudian kita ubah jadi kawasan terbuka milik RI, yang seluruh warga negara bisa masuk kawasan itu,” tegas dia.

Sementara, Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri, Muhammad Mawardi, mengatakan Pemprov DKI menyiapkan 75 bus untuk mengangkut pegawai DKI.

“Kita akan fasilitasi bus Jakarta sekitar 75 bus dengan 12 keberangkatan. Balai Kota, Dinas Teknis Jatibaru, Dinas Teknis Abdul Muis, Dinas Kesehatan, Dinas PM PTSP, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas PAPP, Dinas LH, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan penyelamatan, Dinas Parbud, dan Dinas Dukcapil,” ujar Mawardi kepada wartawan di Balai Kota DKI.

Mawardi mengatakan, ada 4.000 pegawai di lingkungan Pemprov DKI yang akan hadir. Semua pegawai wajib hadir, kecuali pegawai di wilayah kota dan kabupaten.

“Ada sekitar 4.000 pegawai yang ikut, karena semua SKPD akan hadir, kecuali yang lima wilayah kota dan satu kabupaten,” ujar Mawardi.

Mawardi juga mengatakan, tidak ada perbedaan teknis penyelenggaraan upacara dari tahun-tahun sebelumnya. Hanya lokasi upacara yang berbeda.

Geladi bersih untuk menyelenggarakan upacara akan digelar besok. Mawardi mengatakan, sudah mempersiapkan tenda dan umbul-umbul di lokasi.

“Besok kita akan geladi. Nanti ada beberapa orang yang geladi. Termasuk Paskibra dan teman-teman SKPD yang terlibat dalam pelaksanaan apel itu,” paparnya.

Sebelumnya, Anies menerbitkan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 71 Tahun 2019 tentang Upacara Pengibaran Bendera dalam Rangka Peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 Kemerdekaan RI 2019.

Ingub itu menyebutkan, upacara HUT ke-74 RI akan digelar di kawasan Pantai Maju atau Pulau D hasil reklamasi Teluk Jakarta. Dalam ingub itu, Anies menginstruksikan jajaran pejabat dan pegawai Pemprov DKI Jakarta untuk mengikuti upacara HUT ke-74 RI di sana.

Anies juga memerintahkan para wali kota dan bupati untuk menggelar upacara 17 Agustus di kantor masing-masing. Dia meminta pegawai di Pemprov DKI Jakarta untuk datang di upacara pada Sabtu 17 Agustus mulai pukul 07.30 WIB. “Tempat: Kawasan Pantai Maju, Kota Administrasi Jakarta Utara,” tulis Anies, dalam Ingub.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!