hut

Balikpapan Dapat Bantuan 77 Unit Rumah Swadaya

Editor: Mahadeva

BALIKPAPAN – Kota Balikpapan mendapatkan bantuan Program Rumah Swadaya. Kali ini yang diperoleh adalah perbaikan 77 unit rumah.

Program yang dikenal dengan bedah rumah itu, berjalan setiap tahunnya dari pemerintah pusat. Kegiatannya dibiayani Dana Alokasi Khusus (DAK) Reguler Bidang Perumahan.

Syarat dari pemberian Bantuan Rumah Swadaya (BRS) adalah, warga kurang mampu, memiliki sertifikat rumah, dan memiliki komitmen melaksanakan BRS sesuai ketentuan. Program BRS tersebar di Kota Balikpapan baik dikawasan Timur, Utara dan Balikpapan Selatan.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Balikpapan, Ketut Astana, saat ditemui Cendana News, Jumat (9/8/2019) – Foto Ferry Cahyanti

“Syaratnya sama saja dengan tahun lalu karena ini rutin dilaksanakan. Yang berbeda jumlah unit yang diberikan oleh pusat. Karena setiap tahun jumlahnya berbeda,” kata Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Balikpapan, Ketut Astana, Jumat (9/8/2019).

Tahun lalu realisasi dari program BRS adalah perbaikan 97 unit rumah. “Memang untuk mendapatkan bantuan ini rumah warga itu harus memiliki sertifikat. Itu untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan. Bantuan itu berupa material bangunan, nanti mereka yang kerjakan,” tambahnya.

Sementara itu, untuk wilayah Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur mendapatkan bantuan 30 rumah. Saat ini bahan material bangunan telah dikirim. Ketua RT 42, Eti Murjati, mengatakan, bantuan yang diberikan berupa bahan material dan upah untuk pekerja bangunan. Dalam satu harinya, hanya ada dua rumah yang dikerjakan. “Jadi ini sudah ada enam warga yang menerima bahan bangunan yang dibutuhkan untuk rumahnya dilakukan renovasi,” ungkapnya.

Eti menyebut, dalam pendistribusian bahan material hingga pengerjaan, dilakukan secara berkelompok. “Selain itu ketua kelompok masing-masing menjadi penanggung jawab kegiatan. Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak yang terlibat membantu warga, karena semua yang menerima bantuan memang layak. Kami juga melihat kondisi langsung baik kehidupan sehari-harinya dan perekonomian, serta telah sesuai syarat yang ditetapkan,” ulasnya.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!