hut

Bekasi Kini Memiliki Alat Ukur Kualitas Udara

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BEKASI – Kota Bekasi, Jawa Barat, kini sudah memiliki alat ukur kualitas udara ambien melalui Air Quality Management System (AQMS) yang terpasang di depan area parkir Stadion Chandrabaga, Jl. A. Yani, wilayah setempat.

Alat ukur kualitas udara tersebut memiliki jangkauan 500 meter dari titik pusat lokasi pemasangan dengan lima parameter meliputi partikel meter ukuran 10 mikron (PM10), Karbon Monoksida (CO), Sulfur Dioksida (SO2), Nitrogen Dioksida (NO2) dan Ozon (O3).

Suhendra, Kasi Kerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup, ketika menjelaskan alat ukur polusi udara yang sudah dimiliki Kota Bekasi, Rabu (21/8/2019) – Foto: Muhammad Amin

“AQMS sengaja dipasang untuk monitoring kualitas udara di depan kantor Pemkot Bekasi dan sekitarnya. Alat itu diberi oleh Kementerian Lingkungan Hidup,” ungkap Suhendra, Kasi Kerusakan Lingkungan Dinas LH, Kota Bekasi, Rabu (21/8/2019).

Dikatakan bahwa ada 13 wilayah Kota yang mendapat bantuan AQMS dari Kementerian Lingkungan Hidup RI. Salah satunya Kota Bekasi, untuk mengukur tingkat polutan udara di wilayah Kota Patriot. Alat ukur tersebut imbuhnya baru terpasang untuk AQMS tapi belum ada out door displainya.

“Alat tersebut baru dipasang beberapa waktu lalu. Jadwalnya, 27 Agustus ini dilakukan kalibrasi, langsung dari kementerian LH,” tukasnya.

Untuk itu, sambungnya, saat ini hasil kerja dari AQMS yang terpasang di depan lokasi parkir stadion Chandrabaga belum bisa di-update karena belum dilakukan pengecekan dan pengaturan akurasi dari alat ukur dengan cara membandingkannya dengan standar/tolak ukur.

Kalibrasi tegasnya diperlukan untuk memastikan bahwa hasil pengukuran yang dilakukan akurat dan konsisten dengan instrumen lainnya.

Terkait tingkat polusi udara di Kota Bekasi, Suhendra mengatakan, bahwa setiap titik di wilayah Kota Bekasi tentu memiliki kualitas udara berbeda tergantung situasi, kondisi aktivitas suatu wilayah.

Dia menyebut seperti wilayah Sumberarta, Jalan Raya Kalimalang sedang ada pembangunan tol becakayu terjadi peningkatan polusi udara cukup signifikan karena debu. Begitu pun wilayah Bantargebang karena banyak lokasi industri.

Lebih lanjut dia mengatakan, ke depan melalui AQMS, warga Kota Bekasi bisa memantau langsung kualitas udaranya karena alat ukur tersebut akan terkoneksi langsung dengan media sosial.

“AQMS ini, menjadi parameter untuk memantau kualitas udara di Bekasi. Sehingga bisa diketahui upaya apa yang bisa dilakukan dalam mengatasi polutan, apakah dengan mengarahkan kendaraan umum yang kualitasnya masih bagus, atau penanaman pohon untuk mereduksi polusi,” pungkasnya.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

»
escort99.com