Cegah Penyakit Tidak Menular Dengan Germas

Editor: Mahadeva

BALIKPAPAN – Dalam rangka mencegah Penyakit Tidak Menular (PTM), Dinas Kesehatan Kota Balikpapan menggalakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Program tersebut, sejalan dengan program Kementerian Kesehatan, yaitu, mencegah PTM dengan Germas. Penyakit tidak menular yang dimaksud adalah, jantung, stroke, hipertensi dan diabetes.


Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty saat ditemui Cendfana News, Jumat (16/8/2019) – Foto Ferry Cahyanti

Penyebab dari penyakit-penyakit tersebut adalah, faktor perubahan gaya hidup masyarakat. “Misal dari makanan, masyarakat kurang menjaga baik kandungan gizi maupun higienisitasnya. Kemudian kurang gerak, dalam berolahraga dan tentu saja untuk mencegah, juga harus rajin kontrol untuk mendeteksi lebih cepat dari penyakit tidak menular,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty, Jumat (16/8/2019).

Dari catatan Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, penyakit tidak menular seperti jantung, stroke, diabetes mengalami peningkatan penderita. Sedangkan penyakit menular seperti TBC, kusta, malah menurun jumlah penderitanya.

Hal itu disebutnya, seiring dengan makin canggihnya perkembangan kedokteran dan kesehatan, sehingga pencegahan penularan dapat dilakukan dengan lebih baik dan cepat. “Jenis penyakit tidak menular itu juga sangat membahayakan bagi keselamatan nyawa manusia. Setiap warga harus mewaspadainya. Penyakit tersebut bisa berujung kematian. Kematian akibat PTM ini mengalami peningkatan,” tandasa Sri Juliarty, tanpa menyebutkan data penderita PTM di Balikpapan.

Pelaksanaan germas, bukan hanya dilakukan di level Puskesmas, namun juga di instansi, dari Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota, maupun BUMN serta perusahaan swasta di Balikpapan. Melalui germas, bukan berarti mengurangi angka kasus. Namun, menjadi cara untuk mendeteksi keberadaan penyakit tidak menular. Keberadaanya akan lebih terkontrol.

Dengan germas, juga menyediakan makanan hijau seperti sayuran dan buah-buahan, sekaligus olahraga bersama. “Di puskesmas misalnya, melalui germas ada gerakan di masyarakat dan tim medis puskesmas. Dari melakukan olahraga hingga menyediakan makanan hijau yaitu sayuran dan buah-buahan,” tukasnya.

Lihat juga...