hut

Cina Meminta Kanada Berhenti Mencampuri Urusan Hong Kong

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau tiba di Osaka, Jepang, Kamis (27/6/2019) untuk mengikuti KTT G20. Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 akan berlangsung pada 28-29 Juni 2019 - Foto Ant

OTTAWA – Kedutaan Besar Cina di Ottawa pada Minggu (18/8/2019) memperingatkan Kanada, agar berhenti mencampuri urusan Hong Kong.

Peringatan itu dilontarkan, sehari setelah Kanada mengeluarkan pernyataan bersama dengan Uni Eropa, untuk membela hak dasar berkumpul bagi warga Hong Kong. Ratusan ribu pengunjuk rasa antipemerintah di Hong Kong menggelar aksi protes damai pada Minggu (18/8/2019). Aksi tersebut menjadi pekan ke-11 aksi, yang terkadang brutal mendera pusat bisnis Asia tersebut.

Menjelang aksi protes pada Minggu, Menteri Luar Negeri Kanada, Chyrstia Freeland, bersama Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Federica Mogherini, mengatakan, kebebasan mendasar, yang mencakup hak untuk berkumpul secara damai harus terus ditegakkan.

Pernyataan bersama Kanada dan Uni Eropa, juga menyuarakan keprihatinan soal peningkatan kekerasan serta dorongan kepada semua pihak yang terlibat, agar ikut meredakan ketegangan.

Kedubes Cina menyatakan, dalam satu pernyataan di situsnya, Kanada harus segera menghentikan campur tangan dalam urusan Hong Kong dan urusan internal Cina. “Dalam situasi saat ini, pihak Kanada harusnya berhati-hati dalam perkataan maupun perbuatan menyangkut isu yang terkait dengan Hong Kong,” kata pernyataan juru bicara yang tak disebutkan namanya di Kedutaan Besar Cina di Kanada.

Aksi protes di Hong Kong kondisinya memburuk, dan berkembang menjadi kekerasan ekstrem. Dalam menghadapi kekerasan dan pelanggaran yang parah seperti itu, tak ada pemerintah yang memiliki tanggung jawab hanya dengan duduk diam.

Kementerian Luar Negeri Kanada tidak langsung menanggapi peringatan tersebut. Mereka hanya menginformasikan bahwa sekitar 300.000 warga negara Kanada saat ini tinggal di Hong Kong. Kanada terjebak dalam perselisihan diplomatik dengan Cina, sejak bos keuangan Huawei Technologies Co Ltd, Meng Wanzhou, ditangkap berdasarkan surat perintah penangkapan Amerika Serikat pada Desember lalu di Vancouver.

Tak lama setelah Meng ditangkap, Cina menahan dua warga negara Kanada, yang hingga kini belum dibebaskan. Cina juga memblokir impor sejumlah komoditas Kanada. (Ant)

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

»
escort99.com