Cuaca Buruk, Produksi Mete di Flores Turun

KUPANG  – Petani di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, mengemukakan produksi tanaman mete yang dimiliki mengalami penurunan drastis dalam musim panen 2019 akibat kondisi cuaca buruk.

“Sampai sekarang saya baru panen mete hanya 70 kilogram, produksi menurun drastis dibandingkan tahun lalu bisa mencapai 500 kilogram,” kata seorang petani di Desa Tuwagetobi, Kecamatan Witihama, Pulau Adonara, Kamilus Tupen Jumat, ketika dihubungi dari Kupang, Sabtu.

Ia mengatakan, menurunnya produksi mete ini akibat kondisi cuaca buruk berupa angin kencang dan suhu udara yang panas melanda lahan pertanian di daerah setempat.

“Faktor hujan yang berhenti pada Maret 2019 di seluruh Pulau Adonara juga berdampak pada produksi mete kali ini,” kata.

Kamilus yang mengaku memiliki tanaman mete pada lahan sekitar setengah hektare itu mengatakan, penurunan produksi ini dialami semua petani mete di desa setempat maupun di kecamatan lainnya di kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Flores itu.

Menurutnya, kondisi ini juga diperparah dengan harga mete yang menurun hingga Rp3.000 per kilogram. “Hari ini harga mete hanya Rp17.000 per kilogram, menurun kalau dibandingkan tahun lalu Rp20.000 per kilogram,” katanya.

Karena itu, lanjutnya, para petani di daerah setempat tidak berharap banyak untuk meningkatkan pendapatan mereka dari hasil panen mete kali ini.

“Sehingga sekarang banyak yang beralih untuk mempersiapkan lahan untuk menanam padi dan jagung saat memasuki musim hujan nanti,” katanya.

Seorang warga lainnya di Desa Lamablawa, Pulau Adonara, Samuel, mengemukakan hasil tanaman mete yang dikelola keluarganya kali ini jauh dari yang diharapkan.

“Buah mete juga jarang-jarang dan bunganya juga banyak yang rusak karena angin kencang dan suhu terlalu panas,” katanya menambahkan kondisi itu terjadi pada lebih dari 100 pohon mete yang dimiliki.

Samuel menambahkan, kondisi harga mete saat ini juga sedang menurun dengan harga Rp17.000 per kilogram sehingga tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap penghasilan petani. (Ant)

Lihat juga...