hut

Desa Dituntut Berinovasi Membangun Perekonomian

Editor: Mahadeva

PESISIR SELATAN – Masyarakat di nagari atau desa di Pesisir Selatan, Sumatera Barat, didorong melakukan inovasi, untuk menumbuhkan perekonomian ekonomi di daerahnya. 

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pesisir Selatan, Hamdi, mengatakan, bursa inovasi desa dapat menjadi bahan evaluasi. Melihat keberhasilan dan dampak terhadap ekonomi masyarakat, sekaligus menyelesaikan segala persoalan yang muncul di tengah-tengah masyarakat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pesisir Selatan, Hamdi, Sabtu (24/08/2019) /Foto: Ist

“Kalau ada inovasi, jelas berdampak kepada perekonomian rakyat di nagari itu. Upaya yang bisa dilakukan selanjutnya itu setelah lahir inovasi, maka bisa membahas rencana kegiatan inovasi desa untuk tahun-tahun berikutnya. Sehingga inovasi terus berlanjut dan mencul hal hal baru,” kata Hamdi, Sabtu (24/08/2019).

Tim Pengelola Inovasi Desa (TPID), Pendamping Desa (PD) dan camat, diharapkan dapat melaksanakan program inovasi desa secara maksimal. Setiap nagari juga diminta mampu untuk berkreasi, sesuai potensi yang ada di desanya.

Misalnya, daerah yang berada di kawasan wisata, maka bisa melakukan hal yang berkaitan dengan pariwisata. Apabila berada di daerah potensi pertanian, maka bergerak untuk inovasi pertanian.  Sementara itu, bursa inovasi desa yang dilaksanakan setiap tahun di Pesisir Selatan, bisa menampilkan berbagai produk hasil inovasi yang dilakukan nagari. “Jadi apa yang dilakukan, sampaikan dan beri tahu ke masyarakatnya,” tandasnya.

Menurutnya, nagari kini telah terus melakukan inovasi-inovasi pembangunan. Akan tetapi, disisi lain pemerintah nagari juga dituntut melakukan prioritas pembangunan, seperti menciptakan produk unggulan kawasan perdesaan. “Jadi inovasi desa itu, sebenarnya kegiatan yang dicanangkan oleh Kementerian Desa (Kemendes). Kegiatan bursa inovasi, unsur yang ada di nagari dapat bertukar informasi, meningkatkan kreativitas serta inovasi untuk kemajuan dan kemandirian nagari,” jelasnya.

Setidaknya, ada tiga bidang yang menjadi fokus kegiatan Bursa Inovasi Nagari, yaitu jendela inovasi ekonomi, infrastruktur dan SDM. Kegiatan pembangunan di tingkat nagari, diharapkan memberikan kesempatan kepada kader desa untuk memiliki andil dengan melahirkan ide dan inovasi.

“Program Inovasi Desa (PID) merupakan program yang dipetik dari hasil karya desa-desa yang didayagunakan sebagai pengetahuan secara meluas. Maka dari itu kepada kader desa diperlukan keterlibatannya dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!