hut

Diduga Terkena Kabut Asap, Teknisi Helikopter asal Rusia Meninggal

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PALEMBANG – Salah satu teknisi helikopter water boombing asal Rusia yang tengah berdinas di wilayah karhutla Sumsel dinyatakan meninggal. Meninggalnya teknisi Andrey Sushakov,  ground engineer RA-22583 dari PT. Bumame Utama Indonesia, diduga akibat terkena kabut asap.

Menurut penjelasan Ansori, Kepala Bidang Penanggulangan Kedaruratan, BPBD Sumsel, pada  8 Agustus 2019, posisi Andrey Sushakov dalam keadaan libur dan tinggal di hotel. Pada jam 17.00 ia merasa tidak bisa bernapas dengan normal dan berusaha menelepon site manager Pavel Zakharov untuk dibawa ke rumah sakit terdekat .

“Pavel dan pihak hotel membawa Andrey  ke rumah sakit siloam, indikasi dokter pada saat itu adalah penyempitan pembuluh darah ke otak,” ujar Ansori saat dijumpai Cendana News, Selasa (13/8/2019).

Ia melanjutkan, pada hari yang sama dilakukan pemeriksaan lebih intensif terhadap Andrey  dan masuk ke ruang ICU.

“Setelah itu dilakukan perawatan oleh tim medis secara intensif,” ungkapnya.

Ia menuturkan, pada Minggu (11/8/2019) sore tepatnya pukul 17.45 pihak Rumah Sakit Siloam Palembang menghubungi pihaknya memberitahu bahwa Andrey Sushakov jantungnya berhenti berdetak.

“Ia dinyatakan meninggal oleh pihak rumah sakit Siloam pada pukul 17.35,” imbuhnya.

Sementara saat ini, mayat Andrey Sushakov telah di pindahkan ke ruang mayat di RS Siloam sebelum dilakukan otopsi.

“Untuk otopsi, masih menunggu surat persetujuan dari pihak keluarga dan surat kuasa kepada Pavel Zakharov sebagai penerima kuasa untuk urusan di Indonesia,” pungkasnya.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!