DLH Balikpapan Libatkan Masyarakat Kelola Kendaraan Pengangkut Sampah

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BALIKPAPAN – Untuk mengatasi persoalan pengangkutan sampah, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan melibatkan masyarakat dalam mengelola sampah. Dalam waktu dekat, kendaraan roda tiga pengangkut sampah yang dimiliki DLH akan dibagi ke beberapa titik diantaranya Balikpapan Selatan, Balikpapan Barat dan Timur.

Ada 13 unit yang akan disebar dan saat ini proses sosialisasi ke masyarakat mulai dilakukan dari mekanisme pengangkutan dan mengelola sampah yang tujuannya untuk mengurangi jumlah sampah yang diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Balikpapan, Suryanto, memaparkan soal kebijakan pengelolaan kendaraan pengangkut sampah dengan melibatkan masyarakat, Rabu (21/8/2019) – Foto: Ferry Cahyanti

“Sekarang kita lagi sosialisasi ke masyarakat dan penentuan siapa yang akan jadi operator,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Balikpapan, Suryanto, Rabu (21/8/2019).

Dengan melibatkan langsung masyarakat, harapannya dapat menumbuhkan sikap mandiri dan mau bertanggung jawab dengan lingkungan sekitar.

“Pembagian kendaraan roda tiga tersebut diprioritaskan bagi masyarakat yang tinggal di pemukiman pesisir. Ataupun daerah yang warganya berkecenderungan masih rendah tingkat kesadaran untuk membuang sampah di tempatnya,” paparnya.

Alasan dipilihnya wilayah pesisir tersebut menurutnya, berdasarkan saran kementerian mengingat masih ada yang buang sampah ke laut.

“Kebiasaan buruk itu tidak hanya mengganggu estetika tapi juga membahayakan buat kesehatan,” katanya. Yang juga jadi prioritas, lanjutnya, adalah pemukiman di mana aksesnya tidak bisa dijangkau truk pengangkut sampah.

Suryanto mencontohkan yang akan mendapatkan bantuan kendaraan roda tiga pengangkut sampah adalah pemukiman di Balikpapan Barat yaitu mendapatkan lima unit.

Dua di antaranya akan dipergunakan warga Kelurahan Baru Ulu. Melayani warga di 8 RT, yakni RT 23, RT 28, RT 29, RT 47, RT 30, RT 31, RT 41, dan RT 49.

“Untuk mengatasi persoalan sampah ini, tahun ini kita akan minta kembali, tahun depan juga ada. Dan satu unit itu diperuntukkan kepada 4 RT. Jadi paling tidak untuk Balikpapan seluruhnya butuh 400 unit,” ujarnya.

Lihat juga...